Menyulap Rumah Mungil 45 Meter Persegi Jadi Terasa Lapang, Penghuninya Pun Lega

Mendesain hunian di lahan mikro ternyata menjadi tantangan tersendiri bagi para arsitek.

Menyulap Rumah Mungil 45 Meter Persegi Jadi Terasa Lapang, Penghuninya Pun Lega
Jonathan Aditya Gahari
Dari sisi material, semen ekspos dipilih sebagai pelapis lantai karena terkesan lebih ringan secara visual. Seluruh dindin dipulas dengan warna putih agar terlihat terang. 

POSBELITUNG.CO - Mendesain hunian di lahan mikro ternyata menjadi tantangan tersendiri bagi para arsitek.

Di luas hunian yang terbatas, soal pembagian ruang juga kerap menjadi isu utama.

Dinding masif masih digunakan sebagi solusi pemisah ruang, namun, bila salah perhitungan, ruang yang semula sempit akan tambah sesak dengan hadirnya partisi tersebut.

Ardy Hartono Kurniawan, arsitek dari Dua Studio, memecahkan persoalan ini dengan cara yang berbeda.

Alih-alih memisahkan dengan sekat, rumah yang berlokasi di Bandung ini, dibiarkan terbuka tanpa adanya pemisah apapun.

Ruang-ruang di dalam rumah dibagi dengan menggunakan strategi split level sebagai solusi pemisah antara ruang privat dan ruang publik.

“Karena open plan, maka muncul kesan lega, dan di saat yang sama privasi juga tetap terjaga, ujar Ardy. 

Pada rumah seluas 45 m2 ini, sang arsitek membuat dua mezanin dengan level atau ketinggian yang berbeda, yakni 3,5 meter dan 2,45 meter.

Dengan desain yang demikian, rumah yang diberi tema 4x6x6 house ini seperti memiliki 3 lantai yang berbeda.

Lantai pertama didesain secara open plan untuk ruang keluarga yang menjadi satu dengan ruang tamu, ruang makan, dapur, serta kamar mandi. 

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Idea
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved