DPRD Belitung Timur Gelar Rapat Sulitnya BBM di Belitung Timur

DPRD Kabupaten Belitung Timur gelar Rapat dengar pendapat prihal permasalah sulitnya BBM di Belitung Timur.

DPRD Belitung Timur Gelar Rapat Sulitnya BBM di Belitung Timur
posbelitung/suharli
Suasana rapat dengar pendapat terkait permasalahan BBM sulit di Belitung Timur, yang dipimpin oleh Ketua DPRD Tom Haryono Harun, Senin (11/2/2019) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - DPRD Kabupaten Belitung Timur gelar Rapat dengar pendapat prihal permasalah sulitnya BBM di Belitung Timur.

Rapat dengar pendapat, Senin (11/2/2019) dipimpin Ketua DPRD Belitung Timur, Tom Haryono Harun dihadiri anggota DPRD Komisi 2, anggota DPRD, perwakilan Pemda, pihak Jober Pertamina,  pengelola pendistribusian Mobil Tanki BBM PT Patra Pertamina, pihak SPBU serta pihak terkait lainnya.

Tom Haryono menyampaikan rapat digelar untuk mengetahui secara jelas penyebab BBM jenis Pertalite dan Premium sulit diperoleh.

"Dari rapat tadi sudah diketahui ada keterbatasan armada dari jober ke SPBU-SPBU, kalau dulu katanya ada 22 unit kendaraan yang dipakai, sekarang ada kontrak baru dengan anak perusahaan daripada pertamina yakni PT Patra Niaga, itu di dalam kontraknya hanya boleh 10 unit yang boleh dioperasionalkan, " ujar Tom kepada Posbelitung.

Tom mengimbau perusahaan pendistribusian BBM pada malam hari sebaiknya jangan dilakukan, dengan konsekuensi menambah Armada pendistribusian.

"Itu harus dilaksanakan, berdasar pertemuan hari ini mereka akan melaporkan ke pertamina di palembang dengan pokok permasalahan di armada, kami juga akan mengirim komisi dua juga melakukan koordinasi dengan pertamina palembang, karena kalau kontraknya 10 kendaraan itu nonsens untuk pendistribusian ke seluruh SPBU-SPBU dari 22 kendaraan, kalau kerja malam melanggar ketentuan, nanti di kawatirkan ada indikasi penyalah gunaan," beber Tom.

(Posbelitung.co, Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved