PNS Tak Netral Bakal Disanksi, Inilah Daftar Larangan Saat Berlangsungnya Pilpres dan Pileg Bagi ASN

PNS Tak Netral Bakal Disanksi, Inilah Daftar Larangan Saat Berlangsungnya Pilpres dan Pileg Bagi ASN

PNS Tak Netral Bakal Disanksi, Inilah Daftar Larangan Saat Berlangsungnya Pilpres dan Pileg Bagi ASN
CPNS 

Dua ASN Dipanggil 

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Babel hari ini meminta keterangan klarifikasi dari dua aparatur sipil negara (ASN) yakni Kadis Kehutantan Babel, Marwan, Biro Ekonomi A. Yani dan Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, Kamis (7/2/2019).

Tapi yang datang memenuhi panggilan Bawaslu hanya dua ASN saja. Sedangkan Gubernur Babel, Erzaldi Rosman tidak hadir dan tidak ketahui alasannya.

Ketua Bawaslu Babel, Edi Irawan mengatakan untuk dua ASN yang diminta datang hanya memberikan klarifikasi terkait pose foto dua jari bersama Gubernur Babel.

Sedangkan untuk Gubernur Babel, Erzaldi Rosman akan dilayangkan lagi panggilan kedua hingga panggilan ketiga.

Jika panggilan ketiga tetap tidak datang, Bawaslu akan mengkaji dari keterangan dan data yang ada.

Sesuai dengan yang disampaikan oleh dua ASN, yakni Marwan dan Yani.

Dalam aturan Bawaslu kata Edi Irawan tidak diatur terkait pemanggilan paksa kepada terlapor.

Bawaslu hanya memutuskan dari keterangan yang ada dan bukti yang disampaikan saja.

Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Bangka Belitung, Marwan mengatakan simbol dua jari yang membentuk huruf L sudah lama dilakukan.

Halaman
1234
Penulis: Teddy M (tea)
Editor: teddymalaka
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved