KJRI Guangzhou Ajak Investor ke Belitung

Rombongan KJRI Guangzhou mengajak sejumlah calon investor agar menjajaki peluang investasi di Belitung.

KJRI Guangzhou Ajak Investor ke Belitung
Pos Belitung
Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Guangzhou Gustanto disambut Bupati Belitung Sahani Saleh saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Belitung, Jumat (15/2). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Guangzhou Gustanto melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Belitung, Jumat (15/2).

Turut mendampingi Konsul Ekonomi Wicaksono, pejabat fungsional diplomat Direktorat Asia Timur dan Pasifik Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Allessandro Bernama dan Ahmad Muhammad.

Rombongan pun mengajak sejumlah calon investor agar menjajaki peluang investasi.

Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) dan Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana menyambut kedatangan mereka di Bandara H AS Hanandjoeddin.

Dalam pertemuan di ruang sidang sekretariat daerah (setda), Bupati Sanem menyodorkan beberapa peluang investasi dalam presentasinya. Di antaranya bidang industri, pariwisata, pertanian, serta perkebunan. Tetapi khusus perkebunan kelapa sawit dan pertambangan tidak akan diakomodir lagi.

“Kalau yang lain kami akomodir. Saya sendiri melihat, keinginan mereka untuk berinvestasi di Belitung ini besar. Ada dua kategori yang kami tawarkan yaitu investasi bidang pariwisata dan industri,” kata Sanem.

Sektor pariwisata, lokasi yang ditawarkan pemerintah yaitu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Kelayang, HKm Juru Seberang, Hutan Produksi (HP) Sungai Berang, serta Pulau RU di Desa Pegantungan, Badau. Sementara bidang industri di kawasan Suge, Badau.

“Kami menyakini, mereka akan berinvestasi di Belitung karena sudah sejak awal pembicaraan, banyak ketertarikan mereka. Selain daerah kita kondusif, perizinannya sangat mudah,” ujarnya.

Keinginan mantan Camat Sijuk dan Selat Nasik ini menarik investor lebih banyak ke Belitung agar daerah cepat berkembang tanpa menunggu anggaran dari pemerintah. Terutama Belitung kini sudah ditetapkan sebagai daerah 10 destinasi selain Bali.

“Dulu hal-hal semacam ini hanya sebuah mimpi. Sekarang sudah di depan mata dan mimpi itu akan segera terwujud dalam mengembangkan daerah. Peluang itu sangat besar sekali, sebelumnya mereka (pengusaha) itu sudah pernah MoU di hadapan pak Presiden untuk berinvestasi di Belitung,” bebernya.

Sementara, Konjen Guangzhou Gustanto mengaku mengantarkan investor karena sudah menjadi tugas pihaknya. Sebab Belitung juga sudah menjadi konstituen.

“Kami siap membantu mendorong agar mereka (investor) itu berinvestasi di Belitung. Saya tidak terlibat dalam hal ini, tapi hanya mendorong saja,” kata Gustanto.

Modal dalam membangun daerah, kata Gustanto, hanya bekerja sama antara pengusaha dengan pengusaha. Ini adalah peluang meningkatkan pendapatan daerah sehingga harus terus didorong.

“Tidak hanya Belitung saja, tapi berbagai provinsi di Indonesia pasti kami bantu,” ucapnya. (adv/tas)

Editor: fitriadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved