Joko Driyono Sudah Pasrahkan Jabatannya dan Setujui KLB PSSI

Joko Driyono meminta kepada jajaran PSSI untuk berkomunikasi dengan FIFA guna membahas Kongres Luar Biasa (KLB).

Joko Driyono Sudah Pasrahkan Jabatannya dan Setujui KLB PSSI
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (kanan) bergegas saat tiba untuk menjalani pemeriksaan di Ditkrimum, Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (18/2/2019). Joko Driyono diperiksa sebagai tersangka oleh penyidik Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri dalam kasus dugaan skandal pengaturan skor pertandingan bola Liga 2 dan Liga 3 Indonesia. 

POSBELITUNG.CO -- Joko Driyono meminta kepada jajaran PSSI untuk berkomunikasi dengan FIFA guna membahas Kongres Luar Biasa (KLB). Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, tampak sudah pasrah dengan status jabatannya ke depan.

Pria yang akrab disapa Jokdri itu mau tidak mau harus lengser dari kursi tertinggi PSSI lantaran diduga terjerat kasus dugaan perusakan barang bukti pengaturan skor di kompetisi sepak bola Indonesia.

Jokdri telah divonis sebagai tersangka terkait kasus pengerusakan dokumen penting oleh Satgas Antimafia Bola. Meskipun begitu, Jokdri belum ditahan oleh Kepolisian melainkan baru dimintai keterangan.

Namun, demi menjaga keutuhan federasi, Jokdri tengah mengupayakan Kongres Luar Biasa (KLB) untuk PSSI dalam waktu dekat.

Mempertimbangkan dinamika yang berkembang dan mendengarkan aspirasi anggota agar visi dan program berjalan, PSSI akan menggelar Kongres Luar Biasa atau KLB.

Demikian, keputusan ini diambil dalam rapat Komite Eksekutif PSSI yang dipimpin oleh Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, di kantor PSSI, Jakarta, Selasa (19/2/2019) malam WIB.

"Untuk menyiapkan KLB dengan dua agenda itu dan mempertimbangkan padatnya program PSSI termasuk menjaga komitmen partner komersial kompetisi profesional serta menghormati agenda besar politik nasional," ucap Jokdri dikutip BolaSport.com dari situs resmi PSSI.

Jokdri yang masih dalam masa jabatan akan mengutus perwakilan PSSI untuk ke Zurich untuk berkoordinasi dengan FIFA terkait KLB.

"Maka, PSSI akan mengutus perwakilan ke Zurich untuk berkoordinasi secara langsung dengan FIFA untuk mendapatkan arahan dan rekomendasi yang tepat," ujar Jokdri menambahkan.

Besar kemungkinan KLB digelar untuk menggantikan posisi dari Jokdri sebagai Ketua Umum PSSI. Namun, tidak menutup kemungkinan Kongres ini juga bisa untuk mengubah struktur organisasi PSSI.

Halaman
12
Editor: El Tjandring
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved