Berita Bangka Tengah

10 Nyawa Melayang Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Bangka Tengah, Polres Ungkap Faktor Penyebabnya

Kasat Lantas Polres Bangka Tengah, Iptu Walliyudin, mengatakan ada beberapa titik rawan yang tersebar di wilayah Bangka Tengah

10 Nyawa Melayang Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Bangka Tengah, Polres Ungkap Faktor Penyebabnya
bangkapos/riki
Kantor Satuan Lantas Polres Bangka Tengah 

POSBELITUNG.CO  -- Berdasarkan data Unit Laka lantas Polres Bangka Tengah telah terjadi 10 kasus kecelakaan terjadi di wilayah Bangka Tengah, dari kasus tersebut sebanyak 10 korban meninggal dunia akibatnya.

Kasat Lantas Polres Bangka Tengah, Iptu Walliyudin, mengatakan ada beberapa titik rawan yang tersebar di wilayah Bangka Tengah, sering terjadi kecelakaan seperti jalan raya Penyak-Arung Dalam Kecamatan Koba, wilayah jalan Terak Simpangkatis, jalan Simpang Gedong, Sungaiselan, jalan Raya Cambai Namang.

"Lokasi itu yang menjadi titik rawan, dan pernah terjadi kecelakaan berturut-turut gapura jalan pantai arung dalam,"jelas Kasat Lantas Iptu Walliyudin di dampingi Kanit Lantas, pada Selasa (26/2/2019).

Tentunya dari potret kasus tersebut, Kasat Lantas mengatakan pihaknya telah berupaya mensosialisasikan tentang tertib berlalu lintas. Menurutnya ada beberapa penyebab kecelakaan terjadi.

"Seperti faktor pengendara yang harus tertib berlalu lintas, faktor jalan yang sempit, ketiga cuaca menjadi analisa kita terjadinya kecelakaan. Upaya kita telah membentuk forum komunikasi berlalu lintas, terdiri dari stekholder, Dinas PU, Dishub, Dinas Pendidikan, Sekolah, dan Jasa Raharja untuk pasca kecelakaan,"katanya

Stekholder tersebut, ikut dalam perpartisipasi memikirkan laka lantas , karena untuk menurunkan kecelakaan ini bukan hanya persoalan polisi saja, namun lalu lintas menjadi kewajiban semua pihak.

"Misalnya jalan yang lurus di pasang pita kejut di perbanyak agar pengendara bisa mengurangi kecepatan kendaraanya, memperbanyak rambu peringatan himbauan, dan memberitahu kepada masyarakat sekolah SD, SMP, SMA tidak berkendaraan di atas 17 tahun, termasuk penanganan setelah kecelakaan,"tuturnya.

Sementara, bila dibandingkan dari tahun 2017 hingga 2018 mengalami penurunan angka kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Bangka Tengah.

Tahun 2017 kejadian laka 40 kasus, korban meninggal dunia 33 orang, luka berat 31 orang, luka ringan 24 orang, dan yang di limpahkan ke Pengadilan negeri 7 kasus, lalu 6 kasus perkara anak diversi, total 13 kasus.

Dan tersangka meninggal dunia 25 orang namun kasunya di SP3 kan dengan total kerugian materil Rp 285.750.000.

Sementara untuk tahun 2018 kasus laka lantas yang terjadi sebanyak 31 kasus, meninggal dunia 28 orang, luka berat 15 orang, luka ringan 16 orang, dilimpahkan ke Pengadilan Negeri 6 kasus, diversi/perkara anak 6 kasus, tersangka meningal dunia 14 orang, dan total kerugian material mencapai Rp 209.350.000.

(Bangkapos/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved