Berita Belitung

Sempat Terombang-Ambing WNA Kapten Kapal Yacth Berhasil Dievakuasi

WNA yang diketahui bernama Paul itu sempat terombang-ambing di wilayah perairan laut sekitar Pulau Lima

Sempat Terombang-Ambing WNA Kapten Kapal Yacth Berhasil Dievakuasi
Posbelitung.co/dede s
Tim gabungan dari Polairud Polres Belitung, Basarnas, KSOP, Imigrasi, Bea Cukai dan Pos Mindanau AL berkumpul pasca melakukan evakuasi terhadap kapal yacth Sea Wolf, Selasa (26/2/2019). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Tim gabungan yang terdiri dari Polairud Polres Belitung, Pos Mindanau AL, KSOP Tanjungpandan, Imigrasi dan Bea Cukai berhasil melakukan evakuasi terhadap warga negara asing (WNA) kapten kapal Sea Wolf jenis yacth.

WNA yang diketahui bernama Paul itu sempat terombang-ambing di wilayah perairan laut sekitar Pulau Lima, Kecamatan Membalong, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung karena mengalami kerusakan bagian mesin.

Tim melakukan evakuasi terhadap kapal yacth Sea Wolf, Selasa (26/2/2019).
Tim melakukan evakuasi terhadap kapal yacth Sea Wolf, Selasa (26/2/2019). (posbelitung.co/dede s)

"Tadi pagi proses evakuasi berhasil dilakukan. Kapalnya sudah sandar di dermaga KJUB PT Timah sedangkan kaptennya masih diperiksa kepemilikan dokumennya oleh Imigrasi," ujar Kasat Polairud Polres Belitung AKP M Syarifuddin Ginting seijin Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana kepada posbelitung.co, Selasa (26/2/2019).

Ginting mengatakan kronologis bermulai saat Basarnas mendapat informasi dari kapal Imperio Negro pada Sabtu (23/2/2019) lalu sekitar pukul 19.30 WIB.

Kapten kapal tersebut mengabarkan terdapat kapal jenis yacht bernama Sea Wolf‎ mengalami masalah di koordinat 03.14 derajat.

Setelah mengecek sesuai peta, koordinat tersebut berada di sekitar perairan Pulau Seliu, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung.

"Tapi pada saat kami tiba di dermaga penyeberangan antara Membalong dan Seliu, dapat kabar bahwa kapal tersebut sudah normal dan kembali berlayar. Akhirnya kami membatalkan evakuasi," katanya.

Namun, pada Senin (25/2/2019) pihaknya kembali mendapat informasi bahwa kapal tersebut kembali mengalami‎ kerusakan di sekitar perairan Pulau Lima, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung.

Akhirnya Polairud berkoordinasi dengan Basarnas, KSOP, Imigrasi, Bea Cukai dan Pos Mindanau AL untuk melakukan evakuasi.

Namun pada saat tim berhasil menemukan kapal tersebut, kapten kapal tidak mau dievakuasi tanpa disertai kapalnya.

"Jadi kami memutuskan menyewa kapal nelayan untuk menarik kapal itu. Akhirnya tadi pagi tim berhasil melakukan evakuasi dan kapalnya sandar di eks Pelabuhan KJUB PT Timah," katanya.

(Pos Belitung/Dede Suhendar)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved