SBY Curahkan Perhatian ke Ibu Ani, AHY dan Ibas Sering Berebut untuk Menjaga Ibunya

Setiap pukul 08.00 waktu setempat, usai dirinya sarapan, SBY datang ke rumah sakit menemani sang istri.

SBY Curahkan Perhatian ke Ibu Ani, AHY dan Ibas Sering Berebut untuk Menjaga Ibunya
instagram
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ani Yudhoyono. 

POSBELITUNG.CO--Setidaknya hampir satu bulan sudah Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono menemani istrinya, Kristiani Herrawati Yudhoyono di National University Hospital, Singapura.

Wasekjen Partai Demokrat, Renanda Bachtar kepada Tribunnews.com, menjelaskan tidak jarang SBY harus menunggu dan melihat Ani Yudhoyono dari balik pintu kaca rumah sakit.

Terutama, saat ibu negara itu harus menjalani tindakan oleh para dokter rumah sakit.

//

"Bapak (SBY, red) tidak jarang juga harus melihat Ibu (Ani Yudhoyono, red) dari pintu kaca, ketika lagi tindakan pengobatan. Jadi dia menunggu di luar hingga selesai," ungkapnya di Jakarta, Sabtu (2/3/2019)

Ia yang juga sempat menemani selama beberapa hari, melihat SBY sangat memperhatikan Ani setiap detailnya.

Apa saja kebutuhan anak dari Sarwo Edhie, selalu dipenuhi selama berada di rumah sakit, sembari duduk membaca buku di kursi yang ada di dalam ruangan perawatan.

Tak pelak, sebuah kegiatan rutin selama di Singapura harus dijalani oleh SBY.

Ketua umum Partai Demokrat itu, menyewa satu unit apartemen di dekat rumah sakit.

Setiap pukul 08.00 waktu setempat, usai dirinya sarapan, SBY datang ke rumah sakit menemani sang istri.

Beberapa kali, ia juga menyempatkan diri untuk bertemu dengan para tamu yang datang menjenguk.

"Pak SBY juga sering ditemani oleh AHY dan Ibas. Sekarang sama menantu dan cucunya juga datang menemani Ibu," ucapnya.

Pernah pada satu malam, SBY bercerita kepada para kader Demokrat mengenai kondisinya saat ini.

Bukan satu hal yang mudah sebagai ketua umum partai dan sedang menghadapi Pemilu.

Sementara di sisi lainnya, ia harus menemani istrinya hingga benar-benar dapat pulang ke rumah dan berkumpul bersama keluarga.

"Kami sangat paham saat itu, ini sulit buat beliau," imbuhnya.

Dalam ceritanya, SBY mengaku akan mencurahkan perhatian lebih kepada wanita yang ia nikahi sejak 30 Juli 1976 tersebut.

Selama dua periode menjadi ibu negara, bukanlah perkara mudah, aku SBY kepada Renanda malam itu.

Setiap hari ada saja kegiatan yang harus dilakukan dan tidak ada kata-kata mengeluh dari Ani Yudhoyono.

Selama ini, Ani adalah sosok yang sangat kuat baginya.

"Pak SBY tidak pernah menyangka kalau Bu Ani akan sakit seperti ini," ungkapnya.

Renanda juga menjelaskan, kedua putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono sering berebut untuk menjaga ibunya.

Pada satu percakapan yang didengar oleh Renanda, keduanya meminta agar dapat menjaga.

"Mereka berebut. "Sudah hari ini saya ya," pernah juga dengar, "Gantian ya besok saya yang jaga" sering sih kemarin dengar begitu," tutur Renanda.

Minta AHY ke Tengah Masyarakat

Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyinggung nama ibunya, Kristiani Herawati atau Ani Yudhoyono dalam pidato politik yang disampaikannya, Jumat (1/3/2019) malam di Djakarta Theatre, Jakarta Pusat.

Saat ini Ani Yudhoyono tengah dirawat di Singapura setelah didiagnosa mengidap penyakit kanker darah. Sambil memelankan ritme kata-katanya, Agus mengaku sebenarnya tetap ingin berada di samping sembari merawat sang ibunda.

“Saya sebagai anak, dari lubuk hati paling dalam tentu ingin tetap mendampingi dan menguatkan hati beliau, tapi justru Ibu Ani ingin saya tetap terjun ke tengah masyarakat,” ungkap AHY.

Agus menegaskan bahwa harapan Ani Yudhoyono kepada dirinya itu menjadi inspirasi untuk terus berkampanye.

 “Ibu Ani yang sedang sakit saja masih memikirkan nasib rakyat Indonesia, kita di sini yang dikaruniai kesehatan harusnya jauh lebih bersemangat memperjuangkan harapan dan masa depan rakyat Indonesia,” tegasnya.

Suami Annisa Pohan itu pun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua elemen masyarakat Indonesia atas doa yang dipanjatkan untuk Ani Yudhoyono agar sehat dan kembali berkumpul kepada keluarga.

“Saya mewakili keluarga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia yang tulus ikhlas mendoakan beliau,” pungkasnya.

Sebelumnya SBY menyampaikan mandat kepada jajaan pengurus Partai Demokrat dalam bentuk surat yang dibacakan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Hinca IP Panjaitan kemarin Kamis (28/2). 

“Dalam surat dari Pak SBY ada sembilan poin di mana satu di antaranya menunjuk AHY sebagai penanggung jawab dan pelaksana tugas pemenangan kampanye Pemilu 2019,” ungkap Hinca.

Hinca menegaskan bahwa penunjukan AHY tak mengubah struktur kepengurusan di DPP Partai Demokrat. 

“Sama sekali tak ada perubahan, nanti Mas AHY akan dibantu Pak Soekarwo untuk mengkoordinir pemenangan di wilayah timur Indonesia, sedangkan di wilayah barat nanti Mas AHY akan dibantu Pak Nachrowi Ramli,” imbuhnya.

Penunjukan AHY itu sebagai langkah antisipasi SBY yang kini sedang fokus menemani sang istri Kristiani Herawati atau Ani Yudhoyono yang tengah dirawat di Singapura. 

Dalam surat itu SBY meminta maaf karena tak bisa hadir secara fisik dalam berbagai bentuk kampanye Partai Demokrat hingga hari pencoblosan tanggal 17 April 2019.(tribunnews/amryono prakoso)

Editor: khamelia
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved