Berita Belitung

Ngamen, Enam Remaja Bertato Digelandang Satpol PP Kabupaten Belitung

‎Rombongan remaja bertato yang diketahui masuk ke Belitung dari Pangkalpinang itu sempat mengamen dan meminta-minta di sekitaran Kota Tanjungpandan.

Ngamen, Enam Remaja Bertato Digelandang Satpol PP Kabupaten Belitung
posbelitung.co/dede s
Kabid Trantibmas Satpol PP Kabupaten Belitung Suparudin memberikan pembinaan kepada lima remaja yang diamankan, Kamis (7/3/2019). 

POSBELITUNG.CO - Enam remaja yang terdiri dari lima pemuda dan seorang wanita digelandang petugas Satpol PP Kabupaten Belitung.

‎Rombongan remaja bertato yang diketahui masuk ke Belitung dari Pangkalpinang itu sempat mengamen dan meminta-minta di sekitaran Kota Tanjungpandan.

Setelah beberapa hari diincar petugas, akhirnya rombongan tersebut meminta diamankan Satpol PP di area Pantai Tanjungpendam pada ‎Rabu (6/4/2019) sekitar pukul 21.00 WIB.

"Sebelumnya kami mendapat laporan masyarakat bahwa mereka ini meresahkan. Untungnya mereka sendiri yang minta diamankan ke sini, jadi kami jemput," ujar Kabid Ketertiban dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kabupaten Belitung Suparudin kepada posbelitung.co, Kamis (7/3/2019).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, remaja tersebut berasal dari daerah yang berbeda-beda seperti Pangkalpinang, Palembang hingga Banyumas.

Mereka diketahui sempat berkumpul di Pangkalpinang menghadiri acara, namun karena cara tersebut batal akhirnya rombongan menuju ke Belitung.

‎"Jadi kami amankan di kantor dan kami berikan tempat tinggal sementara yang layak serta makanan," katanya.

Ia mengatakan sesuai peraturan daerah (perda) ketertiban umum, tindakan yang mereka lakukan sudah melanggar.

Oleh sebab itu, berdasarkan aturan tersebut Satpol PP berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak ‎dan Sosial (DPPPAS) akan memulangkan rombongan ke daerah asalnya.

"Kami sudah minta mereka menandatanangani surat pernyataan dan diberikan pembinaan untuk tidak mengulangi perbuatannya," katanya.

Suparudin mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berperan aktif melaporkan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban dan ketentraman.

Meskipun di sisi lain, petugas tetap melakukan patroli rutin ‎sesuai tugas dan fungsi Satpol PP.

Sementara itu, Kabid Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial, Dinas PPPAS Kabupaten Belitung Mukromi ‎mengatakan pihaknya sudah melakukan assesment untuk memastikan pihak tertentu terhadap perbuatan yang telah dilakukan rombongan tersebut.

Lalu, berdasarkan aturan rombongan akan dipulangkan ke daerah asal mereka.

"Nanti akan kami bekali surat dan rencananya mereka akan pulang Sabtu nanti menggunakan kapal dari Pelabuhan Tanjung Ru, Desa Pegantungan," katanya.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved