Berita Belitung

Hingga Februari Dinkes Kabupaten Belitung Data 42 Kasus DB

Demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi penyakit menular yang banyak diderita warga Tanjungpandan.

Hingga Februari Dinkes Kabupaten Belitung Data 42 Kasus DB
(Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari)
Kasi Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit Menular (P3M) Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Musrani, Senin (11/3/2019). 

POSBELITUNG.CO - Demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi penyakit menular yang banyak diderita warga Tanjungpandan. Ini didasarkan data yang ditampung Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung bahwa selama Januari-Februari 2019 tercatat ada 42 kasus.

"Memang setiap Januari-Februari kasusnya meningkat, lalu mulai turun sekitar Maret," ujar Kasi Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit Menular (P3M) Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Musrani, Senin (11/3/2019).

Menindaklanjuti tingginya kasus DBD, Musrani mengatakan pihaknya pun telah melakukan sekitar 30 kali fogging di Kabupaten Belitung. Padahal fogging dikhawatirkan dapat menyebabkan nyamuk resisten atau kebal bahkan dapat merusak lingkungan.

Fogging pun dilakukan berdasarkan survei seperti cek pasien positif DBD dan lokasi rumah. Tindakan tersebut pun hanya dapat dilakukan untuk memberantas nyamuk dewasa bukan jentik.

"Dari yang kami temukan di lapangan, biasanya lokasi rumah penderita banyak jentik nyamuk. Padahal jentik ini 3-4 hari kemudian sudah jadi nyamuk dewasa," tambahnya.

Tindakan paling efektif bagi pencegahan DBD yakni dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Menggalakkan PSN, pihaknya pun rutin menggelar Jumat Barokah di setiap puskesmas di Kabupaten Belitung.

"Fogging jalan terakhir, PSN itu bahkan lebih efektif. Sebenarnya kalau lingkungan bersih bisa dipastikan DBD ini tidak ada," tuturnya.

(Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari)

Tags
Fogging
Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved