Berita Belitung

Kuota Haji Terbatas, Puluhan Warga Belitung Pilih Paket Haji Khusus Tiap Tahunnya

Kuota haji terbilang jauh dari cukup. Sehingga bagi masyarakat yang ingin cepat menunaikan ibadah haji, memilih alternatif lain.

Kuota Haji Terbatas, Puluhan Warga Belitung Pilih Paket Haji Khusus Tiap Tahunnya
Pos Belitung/Disa Aryandi
Suyanto. 

POSBELITUNG.CO - Belitung memiliki 95 kuota haji, kurun waktu satu tahun. Namun untuk kuota haji tersebut terbilang jauh dari cukup. Sehingga bagi masyarakat yang ingin cepat menunaikan ibadah haji, memilih alternatif lain.

Salah satu caranya, menggunakan travel dengan paket haji khusus atau haji plus. Namun untuk haji ini, secara langsung didaftarkan melalui travel alias bukan dari Kementerian Agama. Pemerintah hanya memberikan prosedur dan teknis saja kepada pemilik jasa haji khusus itu.

"Itu cukup banyak, dari laporan yang kami dapatkan 10 sampai 20 orang setiap tahun menggikuti paket haji khusus. Tapi memang biayanya sangat mahal dibanding yang reguler," kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung Suyanto kepada posbelitung.co, Selasa (12/3/2019).

Untuk haji khusus ini, selain Kementerian Agama menerima laporan dari travel yang bersangkutan, jemaah haji tersebut tetap harus ikut suntik vaksin mengikuti Pemerintah. Namun untuk suktik vaksin mereka, hanya berbeda tempat yaitu di Puskesmas Pasar Ikan untuk yang Belitung.

"Jadi cukup banyak kalau yang Belitung ini haji khusus itu. Sama seperti reguler, mereka ada daftar tunggu, dan itu pertuatif biasa naik turun setiap tahun, tapi berkisaran antara 10 sampai 20 orang," ujarnya.

Terdapat dua travel jasa pemberangkatan haji di Kabupaten Belitung, yang aktif memberikan laporan kepada kantor Kementerian Agama. Dua travel itu, Nurhana Pratiwi dan Asia Tour. Dua travel tersebut menyediakan jasa keberangkatan haji khusus.

"Kalau yang haji khusus ini, dia datang paling terakhir dan pulang paling cepat, mereka hanya 24 hari, sedangkan reguler 40 hari. Biayanya juga cukup besar memang, kisaran Rp 130 juta," ucapnya. (Pos Belitung/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved