VIDEO: Oknum Wartawan Nekat Mencuri Bijih dan Pasir Timah

Unit reskrim Polsek Gantung mengawal tersangka pelaku pencurian FS (32) (baju merah). Rabu (13/3/2019.

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Akibat faktor ekonomi dan himpitan utang seorang oknum wartawan nekat mencuri bijih dan pasir timah sekitar 400 kilogram,  dirumah warga Dusun Aik Sambar Desa Lilangan, Kecamatan Gantung pada (11/3) lalu.

FS (32) alias Pipit mencuri bijih dan pasir timah  dikediaman Anton. Setelah mendapat laporkan dari korban dalam hitungan jam Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Belitung Timur
dan Polsek Gantung berhasil mengamankan Pipit disebuah warung Kopi yang bertempat di Kecamatan Gantung hal tersebut disampaikan Kapolsek Gantung AKP Ricky Dwiraya Putra SIK saat menggelar konferensi pers.

"Modus dari pelaku faktor ekonomi, Indetitas pelaku pekerjaan wartawan, alamat Dusun Badau, Kecamatan Badau," ujar AKP Ricky kepada awak media, Rabu (13/3/2019).

Selain itu AKP Ricky juga mengatakan sebelum pelaku terlibat dalam tindak pidana pencurian, pelaku juga sudah pernah terlibat dalam masalah penggelapan, yaitu terjadi di wilayah Polres Belitung

"Jadi belum lama tersangka ini keluar dari rutan sekitar setahun lalu pada tahun 2018," jelas AKP Ricky.

Dia pun menjelaskan bersama tersangka juga diamankan barang bukti berupa 118 Kilogram pasir Timah yang terdiri dengan dua karung yang masing-masing seberat 68,6kg dan 49,4kg. 116,3 Kilogram pasir timah yang terdiri dari tiga buah karung yang masing-masing seberat 23,3 kg,46 kg,

dan 47 kg. satu unit mobiI suzuki Ertiga warna Hitam.  satu unit mesin gerinda. satu buah gergaji, satu buah obeng dengan panjang 25 Cm, enam buah karung beras berwarna putih, tali tambang warnah putih berdiameter 2,5 Cm dengan panjang 9 Meter.  Uang sebesar Rp 7 juta, dengan pecahan dua belas lembar Rp 50.000 dan 64 Iembar Rp 100.000.

Pipit saat ditanya awak media pun hanya terdiam dalam konferensi pers, Dia mengatakan melakukan perbuatan tersebut karena faktor ekonomi.

"karena faktor ekonomi," ucap Pipit lirih.

Akibat dari perbuatan tersangka dijerat Pasal 363 ayat 1 ke 5 dengan ancaman hukuman 7 tahun. (Pos Belitung/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved