Jokowi ke Bangka

Ini Pesan Jokowi kepada Penerima Bansos PKH & BPNT di Bangka Belitung

Presiden mengingatkan agar dana PKH digunakan untuk pendidikan dan gizi anak

Ini Pesan Jokowi kepada Penerima Bansos PKH & BPNT di Bangka Belitung
(Ryan A Prakasa)
Presiden RI, Joko Widodo saat memberikan sambutan 

POSBELITUNG.CO -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bangka Belitung. Salah satu agendanya adalah meninjau sosialisasi penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

"Ibu-ibu sudah menerima PKH Tahap I di bulan Januari? Apakah dananya sudah masuk? Sudah habis atau masih ada sisanya?," sapa Presiden mengawali sambutannya di Auditorium STMIK Atma Luhur, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang Provinsi Bangka Belitung, Kamis.

Presiden mengingatkan agar dana PKH digunakan untuk pendidikan dan gizi anak. Ibu-ibu juga harus bisa mengatur keuangan dengan baik terutama mengelola penggunaan dananya.

"Kalau sudah habis ya tidak apa-apa. Senang saya kalau habis asal digunakan untuk pendidikan anak-anak, membeli makanan bergizi. Jadi betul-betul harus ada perencanaannya. Untuk apa saja anggarannya," pesan Presiden serius.

Presiden kemudian mengundang secara acak tiga orang ibu penerima PKH ke podium. Secara spontan mereka satu per satu menjawab pertanyaan-pertanyaan Presiden seputar PKH. Saat tiba pada orang kedua, terjadilah dialog yang membuat seluruh hadirin tertawa dan bertepuk tangan.

"Nama saya Titik Suwarti. Seperti mimpi bertemu Pak Presiden. Biasanya saya hanya melihat di televisi. Sekarang melihat langsung. Deg-degan dekat bapak," ujar perempuan berjilbab ini dengan mata berbinar.

Presiden kemudian bertanya berapa sisa saldo di tabungan dan melihat langsung buku tabungan yang dibawa ibu Titik.

"Ibu dapat berapa? Coba saya lihat tinggal berapa (saldonya). Nah ini masih ada sisa Rp580 ribu di tabungan," tutur Presiden sambil membaca buku tabungan BNI milik Titik.

Suasana menjadi penuh gelak tawa saat Bu Titik bercerita tentang perasaannya yang sangat gembira akan bertemu Presiden. Gaya ceritanya yang polos dan lugu berdialog dengan Presiden membuat suasana menjadi sangat cair.

"Kayak mimpi ketemu Bapak Presiden. Soalnya sering lihat di TV. Kalau sekarang kenyataan. Deg-degan jantung saya. Hampir 55 tahun usia saya baru kali ini bertemu Presiden. Seperti mendapat bintang dari langit," tuturnya membuat semua orang tertawa.

Halaman
12
Penulis: ryan augusta
Editor: khamelia
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved