Berita Belitung

Ops Antik Menumbing, Polres Belitung Amankan Empat Tersangka Narkotika

Hasil giat Operasi Antik Menumbing 2019 serentak, Polres Belitung berhasil men‎gamankan empat tersangka penyalahgunaan narkotika.

Ops Antik Menumbing, Polres Belitung Amankan Empat Tersangka Narkotika
posbelitung.co/dede s
Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana melakukan konfrensi pers laporan hasil Operasi Antik Menumbing 2019, Kamis (14/3/2019). 

POSBELITUNG.CO - Berdasarkan laporan hasil giat Operasi Antik Menumbing 2019 serentak, Polres Belitung berhasil men‎gamankan empat tersangka penyalahgunaan narkotika.

Empat tersangka diamankan dengan pasal berbeda selama ‎operasi yang dilaksanakan selama 12 hari mulai dari 28 Februari - 12 Maret‎ 2019 itu.

Tiga tersangka berinisial R (34), H (35) dan A (34) dikenakan pasal penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu. Sedangkan S (38) dikenakan pasal penyalahgunaan narkotika jenis ganja.

"Penangkapan awal dari tersangka R setelah itu dikembangkan kepada tersangka H dimana dia membantu mendistribusikan narkotika jenis sabu dari tersangka A. Untuk tersangka A ini diduga dia bandar dan berdasarkan keterangannya barang tersebut didapat dari Pulau Bangka," ujar Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana saat menggelar konfrensi pers, Kamis (14/3/2019).

Ia menjelaskan kronologis penangkapan ke empat tersangka bermula saat anggota Reserse Narkoba Polres Belitung melakukan penyelidikan terhadap target operasi (TO).

Hasilnya diketahui tersangka R sudah beberapa kali melakukan aktivitas penyalahgunaan narkotika.

Setelah didapat informasi bahwa R akan melakukan transaksi narkotika di Jalan A Yani, Kelurahan Lesung Batang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung pada Senin (4/3/2019) lalu dan keberadaannya sudah diketahui langsung dilakukan penyergapan sekitar pukul 20.45 WIB.

"Dari tangan tersangka diamankan barang bukti berupa satu bungkus kotak rokok Gudang Garam Signature yang di dalamnya terdapat sebungkus plastik bening ‎berisikan kristal putih diduga shabu seberat 0,22 gram, dompet berisikan uang Rp 600 ribu dan handphone," ungkap Yudhis.

Berdasarkan pengakuan tersangka R, narkotika tersebut didapat dari tersangka H. Sehingga petugas langsung mengamankan ‎tersangka kedua sekitar pukul 22.30 WIB.

Kemudian, polisi melakukan penggeledahan di rumah tersangka H di Desa Aik Ketekok, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung dan didapati barang bukti berupa bong dari botol plastik, pirex kaca, sumbu dari bekas cotton bath, handhpone, motor honda PCX serta kartu ATM.

‎"Pada saat petugas menangkap tersangka H, dia sedang berada di rumah tersangka ketiga yaitu S. Lau petugas melakukan interogasi kepada tersangka S dan akhirnya ditemukan barang bukti berupa narkotika jenis ganja seberat 1,57 gram," ungkapnya.

Jajaran Satnarkoba Polres Belitung terus melakukan pengembangan. Akhirnya dari keterangan tersangka H didapat informasi sabu berasa dari tersangka A.

Setelah mendapat informasi terkait keberadaannya, polisi langsung melakukan penangkapan kembali terhadap tersangka A di kediamannya Jalan Masda Adi Sucipto, Kelurahan Parit, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung pada pukul 01.15 WIB dini hari.

"Keterangan tersangka A ini mengakui bahwa barang tersebut berasal dari Pulau Bangka," kata Yudhis.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved