Agar Motor Tetap Tokcer, Ternyata Busi Harus Ganti Setiap 10 Ribu KM, Ini Penjelasannya

Permasalahan motor yang jarang servis biasanya part yang paling rentan terkena masalah adalah busi.

Agar Motor Tetap Tokcer, Ternyata Busi Harus Ganti Setiap 10 Ribu KM, Ini Penjelasannya
Motor Plus
busi motor 

POSBELITUNG.CO- Permasalahan motor yang jarang servis biasanya part yang paling rentan terkena masalah adalah busi.

Pabrikan motor rata rata merekomendasikan setiap 10 ribu km busi mesti diganti agar performa motor terjaga.

Busi yang tersedia untuk motor sangat banyak tergantungdari tipe motornya, apakah motor sport, motor bebek atau motor matik.

Biasanya pabrikan motor mendesain 1 busi untuk dapat digunakan untuk beberapa motor.

Seperti busi Honda Genuine Part (HGP) dengan kode U24EPR9 ini bisa digunakan untuk Honda BeAT, Scoopy, New Megapro, Spacy dan CB150R.

 
Sedangkan Yamaha punya dua brand untuk busi yang disematkan pada line up. “Kami gunakan Denso dan NGK.

Soal harga nggak beda jauh,” bilang Wahyu Sumirat, Supervisor Part Information PT Yamaha Indonesia Motor Mfg (PT YIMM).

Untuk busi motor Kawasaki ada yang buatan Jepang, buatan Thailand dan buatan Lokal.

Soal harga tentu lebih mahal buatan Jepang,bedanya bisa dua kali lipat dari buatan Thiland dan lokal.

Jadi buat bikers jangan lupa ganti busi setiap 10 ribu km agar performa motor tetap terjaga.

Sumber berita

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Motor Plus
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved