Pengakuan Pelaku Perampokan dan Pencabulan Bidan dan Nasib Korban Salah Tangkap Polisi

Keduanya diduga terlibat kasus pencurian dan dugaan perkosaan terhadap bidan YL, pada 19 Februari yang lalu.

Pengakuan Pelaku Perampokan dan Pencabulan Bidan dan Nasib Korban Salah Tangkap Polisi
Tribun Sumsel
Royhan, pelaku perampokan dan pencubulan bidan YL ditangkap polisi 

POSBELITUNG.CO, PALEMBANG - Setelah buron selama sebulan, Royhan (29) dan Marozi (31) dibekuk Tim Jatanras Polda Sumsel di Pemulutan, Senin (18/3) dinihari.

Keduanya diduga terlibat kasus pencurian dan dugaan perkosaan terhadap bidan YL, pada 19 Februari yang lalu.

Kasus ini viral dan sempat membuat publik ragu apa benar bidan YL dirudapaksa?

Sebab tidak ada jejak atau bekas pemerkosaan berdasarkan hasil visum. Berikut pengakuan Royhan.

Apa motif Anda menyatroni Poskesdes dan mencabuli korban?

Niat saya awalnya mau merampok. Pikir saya pokoknya masuk dulu saja

Anda sendirian atau bersama teman Anda, Marozi?

Saya sendirian masuk. Marozi tidak bersama saya, dia langsung pulang ke rumah

Bagaimana Anda bisa masuk ke kamar?

Saya masuk lewat jendela. Sebelumnya saya congkel jendela itu dan masuk.

Saya lihat korban lagi tidur dan langsung saya bekap pakai kain.

(Sebelumnya saat diinterogasi Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Royhan mengaku tidak hanya membekap korban melainkan juga meremas dan memegang alat vital korban. Bahkan Royhan mengaku sempat akan memperkosa korban. Namun karena korban berontak, ia mengurungkan niatnya itu. Namun saat diwawancarai Tribun, Royhan membantah mencabuli dan berusaha memperkosa korban.)

Anda sudah tahu situasi di sekitar Poskesdes tempat korban menginap?

Halaman
1234
Editor: alza
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved