VIDEO : Perayaan Ke 25 Tahun Klenteng Shag Lo Khiun Tanjungpandan

Acara ulang tahun Dewa Thai Shong Lo Khiun ini dimeriakan dengan berbagai acara. Mulai dengan kegiatan ritual, pengobatan, penampilan barongsai,

POSBELITUNG, BELITUNG -- Dalam rangka memperingati ulang tahun 25 Dewa Thai Shong Lo Khiun Di klenteng Shag Lo Khiun, jatuh pada 21 Maret 2019, di Desa Aik Pelempang Jaya, Kecamatan Tanjungpandan.

Acara ulang tahun Dewa Thai Shong Lo Khiun ini dimeriakan dengan berbagai acara. Mulai dengan kegiatan ritual, pengobatan, penampilan barongsai, serta antraksasi budaya lainnya.

Tidak ketinggalan juga di hadir grup musik, Yovi Electone yang ikut menghibur para hadiran di klenteng Shag Lo Khiun untuk memeriakan acara tersebut. Sambil menikmati musik Yovi Electone, para yang hadirin disediakan makanan dan minuman yang disajikan pihak panitia.

Manto yang biasa disapa Suhu Ato mengungkapkan kepada posbelitung.co sangat bersyukur bisa melaksanakan agenda ini setiap tahun dalam perayaan ulang tahun Dewa Thai Shong Lo Khiun Di klenteng.

"Klenteng ini sudah lama, tapi karena pindah-pindah jadi umurnya sudah ke 25, sekarang klenteng ini sudah enam generasi, kalau dihitung sudah hampir seratus tahun kalau tidak pindah, " kata suhu ato.

Terlihat dari pantauan posbelitung, warga Thionghoa mulai berdatangan untuk melakukan ibadah di kelenteng tersebut, mulai dari anak-anak, dewasa, hingga lansia, satu persatu warga Thionghoa mulai mengambil garu dan membakanya.

Di sela-sela kesibukan warga Thionghoa melakuakan ibadah, suhu ato mulai melakukan atraksi. Terlihat ke dari sorutan matanya muali serius membaca mantra setelah membaca mantera suhu ato mulai mengambil sebuah besi yang telah di sediakan.

Besi tersebut di baca dengan mantra setelah membaca mantra di besi tersebut, suhu ato mulai mengarakan besi itu ke pipi sebelah kanan dan menusuk tembus sampai pipi sebelah kiri.

Setelah aktraksi teraebut selsai dengan wajah masih tertusuk besi, suhu ato mulai melakukan atraksi dengan mengiris bagian tubuhnya dengan pedang.

Tampak para warga yang ikut hadir mulai terlihat panik dan hawatir, sontak teriakan mulai terdengar saat suhu ato mulai mengiris bagian bahanya dengan pedang tersebut.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved