Berita Sungailiat

Ikan Dencis Melimpah, Hasil Tangkapan Nelayan Sungailiat Hanya Dihargai Rp 1.000 per Kilogram

Hasil tangkap ikan dencis sedang melimpah, membuat harganya anjlok seketika. Harga jual ikan dencis di tingkat nelayan hanya dibayar Rp 1.000 per kg

Ikan Dencis Melimpah, Hasil Tangkapan Nelayan Sungailiat Hanya Dihargai Rp 1.000 per Kilogram
Dokumen Bangka Pos
Ilustrasi- Hasil tangkapan nelayan Teluk Uber Sungailiat berupa ikan tenggiri. 

POSBELITUNG.CO -- Hasil tangkap Nelayan Sungailiat Bangka sedang melimpah, khususnya ikan dencis. Ikan yang biasa dijadikan sebagai bahan pembuat kuliner empek-empek itu, bisa didapat dalam jumlah tonase yang relatif besar dalam semalam.

Namun sayang, nelayan hanya mendapat uang tak seberapa karena ikan dencis tersebut hanya dibayar Rp 1.000 per kilogram oleh tengkulak atau pedagang pengumpul.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bangka, Ridwan kepada bangkapos.com, Senin (25/3/2019) memastikan hasil tangkap nelayan tak hanya ikan dencis, namun ikan tengiri dan ikan tongkol yang sedang melimpah.

"Namun yang paling banyak itu hasil tangkap berupa ikan dencis," katanya.

Khusus ikan dencis menurut Ridwan, dalam satu perahu atau kapal motor ukuran sedang atau menengah, bisa menghasilkan ikan dencis 5 ton hingga 10 ton sekali melaut atau semalam. Ikan ini kemudian dibawa ke pelabuhan atau tempat pelelangan ikan di Sungailiat atau disetor ke pedagang pengumpul yang ada.

Hanya saja karena hasil tangkap ikan dencis sedang melimpah, membuat harganya anjlok seketika. Harga jual ikan dencis di tingkat nelayan hanya dibayar Rp 1.000 per kg.

"Harga dencis seribu rupiah per kilogramnya. Itu harga diterima nelayan (dari pedagang pengumpul). Harga tersebut karena saking melimpahnya ikan," kata Ridwan.

Sementara harga ikan dencis di pasaran yang dibeli konsumen biasanya berlipat ganda dibanding harga jual tingkat nelayan pada pedagang pengumpul. Ikan dencis ini disebar ke beberapa pasar dan daerah di Kabupaten Bangka.

Ikan dencis melimpah hanya pada musim tertentu. Sedangkan pada musim lainnya, pasokan relatif berkurang dibanding bulan ini, Maret 2019.

"Kondisi di lautan Sungailiat Bangka bulan ini relatif teduh. Hanya malam tadi saja terjadi angin kencang, tapi hanya sesaat. Ikan dencis ini ditangkap nelayan menggunakan jenis kapal mini purchine atau kapal gaek. Alat tangkapnya disebut mini purchine atau jaring lingkar," katanya.

(Bangka Pos/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved