Sembunyi di Hutan, Pelaku Penganiayaan Pedagang Bakso Dibekuk

Jajaran Polsek Tanjungpandan akhirnya berhasil menangkap pelaku pemukulan terhadap Jarwo (66) alias Ambo seorang pedagang bakso keliling

Sembunyi di Hutan, Pelaku Penganiayaan Pedagang Bakso Dibekuk
pos belitung/dede s
Jajaran Polsek Tanjungpandan mengamankan IM (17) pelaku penganiayaan terhadap pedagang bakso keliling, Senin (25/3). 

POSBELITUNG.CO - Jajaran Polsek Tanjungpandan akhirnya berhasil menangkap pelaku pemukulan terhadap Jarwo (66) alias Ambo seorang pedagang bakso keliling beberapa waktu lalu.

Pelakunya ternyata remaja yang baru berusia 17 berinisial IM warga Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan.

"Ternyata tersangka semenjak beberapa hari bersembunyi di hutan sekitaran Jalan Bicong, Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung," ujar Kapolsek Tanjungpandan AKP Agus Handoko SH saat menggelar konfrensi pers didampingi Kasubag Humas Polres Belitung AKP Mahmud, Senin (25/3).

Ia menjelaskan pasca melakukan lidik, jajaran Unit Reskrim dan Intelejen Polsek Tanjungpandan berhasil mengamankan salah seorang rekan pelaku pada Sabtu (23/3) sekitar pukul 16.30 WIB.

Kemudian, pengakuan rekan pelaku dikembangkan untuk mencari keberadaan pelaku yang sempat bersembunyi di hutan sekitaran Jalan Bicong, Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

‎"Jadi berdasarkan keterangan pelaku dan rekannya yang melakukan penganiayaan hanya pelaku IM sendiri. Sedangkan tiga rekannya telah mencoba melerai tapi gagal," ungkap Agus.

Berdasarkan hasil keterangan pelaku, saksi dan barang bukti, kata Agus, jajaran penyidik Polsek Tanjungpandan berkeyakinan bahwa pelaku telah memenuhi unsur perkara penganiayaan seperti yang diatur dalam Pasal 351 ayat 1 KUHPidana.

"Terhitung semenjak tanggal 24 Maret 2019, pelaku sudah ditahan di Mapolsek Tanjungpandan. Karena pelaku masih di bawah umur, kami punya perlakuan khusus," kata Agus.

Ia menambahkan berdasarkan pengakuan pelaku dan rekannya, sebelum melakukan aksi penganiayaan tersebut mereka sempat mengonsumsi minuman keras (miras) jenis arak.

Kemudian, berkeliling sekitaran Kota Tanjungpandan menggunakan sepeda motor Yamaha Mio GT merah berbonceng empat.

Halaman
12
Penulis: Dede Suhendar
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved