Berita Belitung

Niat Umroh Pupus, Penambang Tewas Saat Menyelam Tertimbun Longsor di Kawasan Bendungan Pice

Niat Irwansyah atau akrab disapa Iwan untuk umroh di bulan Ramadan harus pupus, setelah dirinya mengalami kecelakaan kerja tertimbun tanah longsor

Niat Umroh Pupus, Penambang Tewas Saat Menyelam Tertimbun Longsor di Kawasan Bendungan Pice
Bangkapos.com/Suharli
Eddi Armansyah (paling kiri) Abang dari almarhum Irwansyah, saat menerima santunan dari Tagana Belitung Timur. Rabu (10/4/2019) 

POSBELITUNG.COM-- Niat Irwansyah (41) atau akrab disapa Iwan untuk umroh di bulan Ramadan harus pupus, setelah dirinya mengalami kecelakaan kerja tertimbun tanah longsor, saat sedang menyelam mencari timah di seputaran Bendungan Pice pada hari Selasa (9/4) malam.

Saat disambangi posbelitung.com ke rumah duka bertempat di Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, tampak ratusan orang sedang melayat dirumah duka.

Almarhum merupakan sosok yang taat beribadah dan aktif berkegiatan di masjid.

Eddi Armansyah, ( 48) abang kandung korban menyampaikan almarhum Irwansyah pernah menyampaikan ingin berangkat umroh saat bulan puasa 2019 ini, oleh karenanya almarhum bekerja hingga larut malam.

"Kemarin kan cite-citenya mau umroh waktu bulan puase, niatnya se gitu, Kalau nyari timah memang sudah lama, mulai dari neling, sampai nyelam pakai kompresor, sudah biasa. Tapi belakang ini memang sering ditinggalin, kan ikut jamah juga ke masjid-masjid," ungkap Eddi kepada Posbelitung, (10/4/2019).

Eddi mengakui mencari timah dengan cara menyelam memang
Beresiko tinggi, namun adiknya tersebut memang sudah terbiasa mencari timah dengan cara menyelam.

"Memang berisiko lah, kalau malam apalagi peralatan jugakan seadanya," ujar Eddi

Selain itu Eddi menilai, sosok almarhum sangat dekat dengan keluarga, almarhum Irwansyah sosok yang pemurah dan idak sungkan memberikan hasil keringatnya kepada teman dan keluarga lainya.

"Dari hasil timah yang didapatkan oleh almarhum biasanya dibagi rata kepada teman-temannya, orangnye dak tegaan liat orang lain susah, dia rela lapar sendiri asal dapat bantu teman dan keluarganye," ucap Eddi.

Almarhum Irwansyah meninggalkan dua orang Istri dan lima orang anak. Eddi menyampaikan dapat kabar bahwa adiknya meninggal sekitar pukul 22.30, saat itupun almarhum adiknya sudah berada di RSUD Beltim.

Halaman
123
Penulis: Suharli
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved