Berita Bangka Barat

Cacing Anisakis Ditemukan di Ikan Ciu Pasar Muntok Bangka Barat, Ini Kata Dokter Terkait Kesehatan

Dari hasil pemeriksaan ternyata ditemukan ikan yang mengandung cacing anisakis di pasar Muntok, Kabupaten Bangka Barat

Cacing Anisakis Ditemukan di Ikan Ciu Pasar Muntok Bangka Barat, Ini Kata Dokter Terkait Kesehatan
Bangka Pos / Hendra
Sekretaris Dinas Kesehatan Bangka Barat 

POSBELITUNG.CO -- Dari hasil pemeriksaan ternyata ditemukan ikan yang mengandung cacing anisakis di pasar Muntok, Kabupaten Bangka Barat 

Cacing ini ditemukan hanya pada ikan ciu saja. Sedangkan ikan lainnya hingga saat ini belum ditemukan.

Sekretaris Dinas Kesehatan Bangka Barat, dr. Hendra mengatakan temuan cacing anasikis ini bukan hal yang baru. Sebelumnya di beberapa wilayah di Indonesia juga sempat ditemukan, tetapi adanya di ikan yang dikemas dalam kaleng.

Dokter Hendra menjelaskan cacing jenis ini tidak berbahaya. Hanya saja yang harus diperhatikan adalah cara pengolahannya saja.

"Kalau dimasak dengan benar dan memang matang, cacingnya akan mati. Dan tidak berbahaya bagi tubuh. Kecuali ikan yang mengandung cacing dimakan mentah atau dimasak hanya setengah matang cacingnya masih hidup dan tentu mengganggu kesehatan," jelas Hendra, Jumat (12/4/2019).

Petugas Laboratorium BKIPM Pangkalpinang saat melakukan uji sampel ikan yang mengandung cacing anisakis, di laboratorium BKIPM Pangkalpinang, Rabu (10/4/2019). (Bangkapos.com)
Dia juga menjelaskan pada dasarnya di setiap ikan pasti ada kumannya. Akan tetapi kuman yang ada bisa saja berbahaya dan tidak berbahaya.

Bahkan ada juga jenia kuman yang memang dibutuhkan oleh tubuh manusia.

"Ditubuh manusia juga pasti ada kumannya, sama juga dengan ikan. Hanya saja disini yang harus kita ketahui kuman itu berbahaya atau tidak bagi manusia," kata Hendra.

Misalkan pada bayi yang baru dilahirkan. Didalam tubuhnya ada kuman yang sangat diperlukan dan membantu kesehatan bayi yang baru dilahirkan.

"Kalau kumannya tidak ada bayinya akan muntah-muntah dan sakit. Ini salah satu contoh kuman yang dibutuhkan oleh tubuh. Tapi ada juga kuman berbahaya yang harus kita waspadai," ujar Hendra.

Karenanya terkait temuan adanya cacing anasikis di ikan ini, Hendra mengimbau agar masyarakat tak perlu khawatir. Hanya saya proses pengolahan ikannya yang harus benar-benar matang.

"Jadi cukup dimasak saja sampai matang sempurna cacingnya mati dan tidak berbahaya lagi bagi manusia," imbaunya.

(Bangka Pos/Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved