Berita Belitung

Antisipasi Pelanggaran Pemilu pada Masa Tenang Bawaslu Lakukan Patroli

Bawaslu Kabupaten Belitung bersama elemen terkait akan melakukan patroli pengawasan selama masa tenang hingga hari pemungutan suara.

Antisipasi Pelanggaran Pemilu pada Masa Tenang Bawaslu Lakukan Patroli
tribunnews
Ketua Bawaslu Kabupaten Belitung, Heikal Fackar. 

POSBELITUNG.COM-- Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Belitung bersama elemen terkait akan melakukan patroli pengawasan selama masa tenang hingga hari pemungutan suara. 

Saat ditemui oleh Posbelitung.com, Sabtu (13/4/2019), Ketua Bawaslu Kabupaten Belitung, Heikal Fackar mengatakan bahwa tujuan utama patroli pengawasan adalah melakukan pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya pelanggaran selama masa tenang

"Sebagaimana diketahui, bahwa masa tenang sering kali dianggap sebagai waktu rawan pelanggaran pemilu. Serangan fajar, pembagian uang atau sembako, penyebaran selebaran gelap hingga kampanye diluar jadwal adalah beberapa kemungkinan pelanggaran yang mungkin terjadi, oleh karena itu kami melakukan patroli pengawasan," ungkap Heikal, Sabtu (13/4/2019).

Heikal menambahkan bahwa kegiatan patroli pengawasan sudah direncanakan sejak jauh hari dan telah disampaikan ke pihak-pihak terkait.

"Hari Kamis kemarin kami telah bertemu dengan unsur muspida dan tanggapannya sangat baik, kapolres belitung berencana akan mengikut sertakan personilnya dan pihak pemda juga menyampaikan akan menyiapkan sarana tambahan, kami juga akan didampingi oleh Bawaslu Babel," jelas Heikal.

Jjadwal kegiatan akan dilakukan selama masa tenang, pada malam hari jadwalnya mulai habis isya hingga dini hari, akan dilakukan pengawasan terhadap kecamatan di Kabupaten Belitung.

"Selama masa tenang pada malam hari, mulai habis Isya hingga dini hari. kami akan melakukan pengawasan dalam kelompok ke kecamatan di Belitung sesuai rute yang sudah dibuat. Untuk siang dan sore kami menyebar pengawas ke setiap wilayah kerja masing-masing, terkhusus wilayah yang kami anggap rawan semisal posko pemenangan, kediaman caleg atau warung kopi," jelas Heikal.

Menurutnya, apabila ditemukan dugaan pelanggaran maka bawaslu akan melakukan penindakan.

"Kita akan proses sesuai aturan dan pelanggaran tersebut akan tetap dilanjutkan walau pemungutan suara telah selesai dilakukan, dan apabila memang terbukti bersalah dan telah mendapatkan putusan yang berkekuatan hukum tetap, maka sebagaimana diatur UU 7 Tahun 2017 pasal 285 a dan b maka calon dapat dicoret dari DPT atau pembatalan penetapan calon tersebut. Bawaslu Kabupaten Belitung mengimbau kepada seluruh peserta pemilu untuk mengikuti aturan pemilu," tegasnya.

Heikal mengimbau kepada seluruh peserta pemilu untuk mengikuti aturan main yang ada, pihaknya telah menyampaikan imbauan tertulis terkait masa tenang dan penertiban APK. Dia berharap agar terciptanya pemilu yang jujur, adil, berkualitas dan berintegritas tanpa politik uang ataupun hoaks.

Bila menemukan pelanggaran agar melaporkan kepada pengawas pemilu terkait pelanggaran yang terjadi dengan mengisi form B1. Beberapa syarat pelaporan adalah identitas diri, saksi, bukti dan uraian ke jadian jangan lupa mendokumentasikan hal terserbut. (Posbelitung/Yuranda)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved