Berita Belitung

95 Calhaj Belitung akan Berangkat Haji, Istri Hamil Suami Tunda Keberangkatan ke Tanah Suci

Calon jamaah haji Kabupaten Belitung yang akan berangkat pada tahun 2019, sebanyak 95 orang

95 Calhaj Belitung akan Berangkat Haji, Istri Hamil Suami Tunda Keberangkatan ke Tanah Suci
Posbelitung.com/Yuranda
Kasi penyelenggara haji dan umroh, Kementerian Agama Kabupaten Belitung, Suyanto, saat di ruang kerjanya, Senin (15/4/2019) 

POSBELITUNG.COM-- Calon jamaah haji Kabupaten Belitung yang akan berangkat pada tahun 2019, sebanyak 95 orang,  terdiri diri 41 laki - Laki dan 54 perempuan. Sedangkan,  dua orang jamaah yang menunda keberangkatan, ke tanah suci Mekkah.

Hal ini disampaikan oleh Kasi penyelenggara haji dan umroh, Kementerian Agama Kabupaten Belitung, Suyanto mengatakan ada dua orang yang menunda keberangkatan haji tahun 2019.

"Calon jamaah haji yang menunda keberangkatan itu satu pasang suami istri, dikarenakan Istrinya hamil jadi suaminya ikut menunda keberangkatan haji, dan akan berangkat tahun 2020, kalau hamil dan belum di suntik meningitis  maka tidak boleh berangkat. Nantinya kuota yang kosong akan di gantikan ke oleh jamaah yang lain. Suntiknya sudah dilakukan pada hari Jumat dan Sabtu kemarin,"jelas Suryanto, Kepada posbelitung.com, Senin (15/4/2019)

Persiapan melakukan ibadah haji, ada tiga tahapan. Setelah kegiatan manasik masal, dan akan pertama pra manasik, kedua manasik massal, dan ketiga manasik kelompok.

Sedangkan untuk pra manasik sudah dilakukan pada tanggal 8 April 2019 kemarin, namun manasik massal akan di lakukan pada tanggal 22 dan 23 April 2019 mendatang di ruang sidang Pemkab Belitung, dan untuk masasik kelompok akan di per kecamatan, setelah itu akan dibentuk regu. Masing- masing kelompok, terdiri dari 10 anggota dan satu orang ketua regu, dan dibuat dalam satu rombongan.

"Untuk satu ketua rombingan (karom) memimpin empat kelompok, jadi Kabupaten Belitung ada dua rombongan dan berjumlah jemaah 88 orang, sedangkan jumlah jamaah 95 orang, masih tersisa tuju orang yang akan masuk ke kabupaten belitung timur," ungkap Suryanto.

Ia melanjutkan, keberangkatan haji sesuai dengan ketentuan petunjuk dari pemerintahan provinsi (Pemprov), pemkab dan pemprov akan melakukan rapat koordinasi untuk menentukan keberangkatan, penerbangan dan menentukan teknis-teknis.

"Nantinya provinsi dan kabupaten akan menghubungkan ke pusat untuk menentukan keberangkatan,"katanya,(Posbelitung.com/Yuranda)

.

Penulis: Maggang (mg)
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved