Pemilih Dilarang Mendokumentasikan Hasil Coblosannya

Ketua Bawaslu Kabupaten Belitung Heikal Fackar mengimbau kepada seluruh pemilih agar tidak mendokumentasikan pilihannya dalam bentuk apapun.

Pemilih Dilarang Mendokumentasikan Hasil Coblosannya
Pos Belitung/Dedi Qurniawan
Suasana pencoblosan di TPS VII, Desa Padang, Kecamatan Manggar, Beltim, Rabu (15/2/2017). 

POSBELITUNG.CO - Ketua Bawaslu Kabupaten Belitung Heikal Fackar mengimbau kepada seluruh pemilih agar tidak mendokumentasikan pilihannya dalam bentuk apapun.

Larangan tersebut telah diatur dalam Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara Dalam Pemilu tepatnya Pasal 42 yang melarang pemilih untuk mendokumentasikan kegiatan mencoblos atau hasil coblosan surat suara.

Bahkan larangan tersebut dipertegaskan dalam Peraturan Bawaslu Nomor 3 Tahun 2019.

‎"Intinya untuk menjunjung tinggi azas kerahasiaan Pemilu. Jadi pemilih dilarang mendokumentasikan pilihannya baik dalam bentuk foto maupun video‎," ujar Heikal kepada posbelitung.co, Selasa (15/4/2019).

Oleh sebab itu, jajaran KPPS maupun PTPS akan memantau dan memberikan larangan jika mendapati pemilih yang mendokumentasikan pilihanya di dalam bilik suara.

Bahkan, hal-hal teknis tersebut sudah dipergakan dalam simulasi pemungutan dan penghitungan suara beberapa pekan lalu.

(Posbelitung/Dede Qurniawan)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved