Begini Caranya Mengetahui Speedometer Motor Bekas Sudah Pernah Direset

Motor bekas atau motor seken dalam penjualannya banyak dilakukan perbaikan untuk menarik minat pembeli.

Begini Caranya Mengetahui Speedometer Motor Bekas Sudah Pernah Direset
Muhammad Ermiel Zulfikar
Ilustrasi speedometer motor 

POSBELITUNG.CO – Motor bekas atau motor seken dalam penjualannya banyak dilakukan perbaikan untuk menarik minat pembeli.

Namun tak hanya itu saja, kecurangan mereset speedometer ataupanel indikator kerap dilakukan oleh oknum penjual motor bekas.

Tujuan mereset speedometer untuk memanipulasi odometer dipanel indikator agar jarak tempuh motor terlihat lebih sedikit.

Atau agar motor seken tersebut terlihat jarang pakai atau digunakan oleh pemilik awalnya.

Bagaimana caranya agar tahu bahwa speedometer tersebut sudah direset?

Seperti disampaikan oleh Sugiarto, pemilik bengkel Angkasa Jaya Motor

“Secara umum cukup sulit kalau hanya dilihat dari luarnya, caranya mungkin bisa lihat dari casing speedonya apakah ada bekas dibongkar atau tidak,” jawab Sugiarto, pemilik bengkel Angkasa Jaya Motor, dikutip dari GridOto.com.

Meskipun begitu, belum tentu panel instrumen yang pernah dibongkar berarti sudah diatur ulang jarak tempuhnya.

Sebab dalam beberapa kasus bekas tersebut mungkin karena bekas penggantian mika panel instrumen yang sebelumnya retak atau pecah.

 “Kalau mau yakin secara pasti, perlu dilakukan pembongkaran untuk dilihat bagian papan PCB didalam,” ujarnya.

Selain cara tersebut, diperlukan proses pengecekan memakai komputer yang hanya dimiliki oleh bengkel resmi.

Bagi Anda yang mencari motor seken, mudahnya bisa lihat dari kelengkapan lain seperti riwayat servis atau tampilan dan komponen di motor secara keseluruhan.

Jika Anda mendapati angka jarak tempuh terlihat tidak sesuai dengan kondisi motor.

Ada baiknya ditanyakan kepada penjual motor terlebih dahulu biar lebih pasti.(Parwata)

Artikel ini telah terbit di otomania.gridoto.com berjudul Cara Pasti Mengetahui Speedometer Motor Bekas Sudah Pernah Direset

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Otomania
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved