Dibuat di Jalanan dan Sedot Dana Hingga Rp 14 Triliun, Ini Alasan Sirkuit MotoGP Indonesia

Salah satu berita balap paling heboh, adalah Indonesia bakal gelar MotoGP.Indonesia berlomba dengan negara lain, untuk mengadakan MotoGP

Dibuat di Jalanan dan Sedot Dana Hingga Rp 14 Triliun, Ini Alasan Sirkuit MotoGP Indonesia
MCN
Ilustrasi sirkuit Mandalika 

Dibuat di Jalanan dan Sedot Dana Hingga Rp 14 Triliun, Ini Alasan Sirkuit MotoGP Indonesia

POSBELITUNG.CO - Salah satu berita balap paling heboh, adalah Indonesia bakal gelar MotoGP.

Indonesia berlomba dengan negara lain, untuk mengadakanMotoGP di tahun 2021, di Mandalika Lombok.

Kontrak penyelenggaraan balap bergengsi ini, sudah dipegang oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku promotor MotoGP Mandalika.

Namun, proyek pengerjaan infrastruktur sudah mulai dikebut.

Dikutip Motorplus-online dari OtoRace.id, proses holomogasi membutuhkan waktu sekitar 4 bulan sampai selesai.

Untuk MotoGP Mandalika ini, investor sudah menyiapkan dana sekitar Rp 14 triliun, untuk pembangunan sirkuit dan fasilitasnya.

Dengan dana sebesar itu, tetap saja MotoGP Mandalika digelar dengan konsep street circuit, alias sirkuit jalanan.

"Menjadi pioneer di MotoGP itu kan keren, itu yang saya kejar," sebut Abdulbar M Mansoer selaku Direktur Utama ITDC.

Menurut Abdulbar M Mansoer, jika memang konsepnya MotoGPMandalika jadi sirkuit permanen, sebenarnya bisa saja.

Halaman
12
Editor: zulkodri
Sumber: Motor Plus
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved