TKN Berharap Prabowo Pikirkan Kepentingan Bangsa Usai Utusan Jokowi ini Ditolak

Utusan Jokowi Ditolak, TKN Berharap Prabowo Pikirkan Kepentingan Bangsa

TKN Berharap Prabowo Pikirkan Kepentingan Bangsa Usai Utusan Jokowi ini Ditolak
Lendy Ramadhan
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Abdul Kadir Karding berikan keterangan mengenai pemberian sorban hijau dan Tasbih dua ulama kepada Presiden Jokowi, di sebuah hotel, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (13/4/2019). 

TKN Berharap Prabowo Pikirkan Kepentingan Bangsa Usai Utusan Jokowi ini Ditolak

POSBELITUNG.CO, JAKARTA -- Pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menolak bertemu dengan utusan dari pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Abdul Kadir Karding mengatakan masyarakat akan menilai mana pihak yang berniat baik untuk kepentingan perdamaian dan persatuan Indonesia dan pihak mana yang tidak.

Langkah Jokowi mengirim utusan untuk menemui Prabowo-Sandiaga, ucap Karding, seharusnya patut dihormati dan dihargai.

"Artinya beliau sebagai pemenang tidak mentang-mentang, tetapi beliau memikirkan kepentingan bangsa, beliau memberikan pendidikan politik untuk kita. Beliau ingin Indonesia aman, beliau ingin kita membangun bersama," ujar Karding saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Rabu (24/4/2019).

Soal utusan Jokowi ditolak Prabowo, menurut Karding, biarlah masyarakat yang menilai.

Tapi, ia berharap Prabowo-Sandiaga memiliki sifat yang bijak untuk memikirkan kepentingan bangsa dengan membangun komunikasi.

"Tetapi saya berharap ada sikap yang bijak dari pak Prabowo dan pak Sandi untuk memikirkan kepentingan bangsa dan kepentingan yang lebih besar dengan membangun komunikasi. Dengan berdialog. Dan membicarakan hal-hal yang perlu dibicarakan bersama untuk kepentingan persatuan Indonesia," kata Karding.

Sebelumnya, Ketua Badan Pemenangan Nasional atau BPN Prabowo-Sandi, Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso menyebutkan, Prabowo telah menolak utusan Jokowi yang ingin bertemu usai Pemilu 2019.

Sandiaga pun mengaku sudah dihubungi pihak Joko Widodo-Ma'ruf Amin untuk meminta bertemu.

Halaman
1234
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved