Advetorial

Pemerintah Kabupaten Belitung Peringati Hari Bumi, Gelar Konser Budaya Alam Nusantara

ALAM rangka memperingati Hari Bumi, Pemerintah Kabupaten Belitung menggelar Konser Budaya Alam Nusantara di Gedung Serba Guna

Pemerintah Kabupaten Belitung Peringati Hari Bumi, Gelar Konser Budaya Alam Nusantara
Posbelitung.com/Yuranda
Konser Budaya Alam Nusantara di Gedung Serba Guna Pemerintah Kabupaten Belitung, Rabu (24/4/2019) malam. 

POSBELITUNG.COM-- DALAM rangka memperingati Hari Bumi, Pemerintah Kabupaten Belitung menggelar Konser Budaya Alam Nusantara di Gedung Serba Guna Pemerintah Kabupaten Belitung, Rabu (24/4/2019) malam.

Konser bertema ‘Bagimu Bumi Pertiwi’ ini dimeriakan Gus Teja dan Paulus Surya Orkestra yang disambut antusias tamu undangan.

Hadir dalam konser ini Bupati Belitung, H Sahani Saleh (Sanem), Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie, Forkominda Kabupaten Kelitung, Ketua Sanggar INLA (International Nature Loving Association) Cabang Belitung, Ayie Gardiyansah dan serta undangan lainnya.

Isyak Meirobie usai konser mengatakan, dalam kebersamaan masyarakat Belitung bisa menyelesaikan mimpi dan meraih kesuksesan dan menyatukan masyarakat yang beragam. Seperti semboyan “Bhinneka Tunggal Ika,’ malam ini bisa dibuktikan ternyata untuk menyelesaikan sebuah hasil karya seni dan kreatif untuk Belitung dan Indonesia dengan cara bersatu.

“Jadi malam ini adalah malam pembuktian bahwa Indonesia yang beragam namun tetap bersatu. Ahmad Gandi mengatakan, bumi diciptakan cukup untuk tujuh generasi, tapi jika ada tujuh generasi manusia serakah, dunia tidak akan tumbuh berkembang. Maka dari itu kita mulai menyadari untuk melestarikannya, mulai dari menjaga kebersihan. Maka kita bukan menyelamatkan diri kita saja, tapi menyelamatkan generasi yang akan datang,” katanya.

Kata Isyak, konser ini menampilkan representasi aksi keseragaman. Kebersamaan dalam keseragaman bagi generasi muda, akan jadi kebanggaan bagi Indonesia. Bagi generasi muda jangan melakukan hal-hal yang negatif, masih banyak sesuatu yang positif untuk bisa dibaktikan kepada negeri. Dan negeri ini menantikan generasi ini semua.

“Saya mengucapkan selamat hari Kartini dan Hari Bumi. Hari Bumi itu seperti hari ibu pertiwi, sedangkan Hari Kartini itu harinya perempuan. Jadi kita ini perlu asosiasi untuk terus menjaga bumi kita, bukan hanya melihat ataupun menonton, tapi perlu partisipasi dengan kebersamaan. Agar kita bisa melestarikan dan menjaga bumi,” katanya.

Isyak berharap tahun depan akan ada konser yang lebih besar lagi di Belitung. Pemerintah daerah akan berkolaborasi menghasilkan karya atau seni yang baru, sehingga dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke Belitung. Kegiatan seperti ini juga menjadi pesan moral dalam rangka membentuk persatuan dan kesatuan negeri ini.

Konser Budaya Alam Nusantara di Gedung Serba Guna Pemerintah Kabupaten Belitung, Rabu (24/4) malam.
Konser Budaya Alam Nusantara di Gedung Serba Guna Pemerintah Kabupaten Belitung, Rabu (24/4) malam. (Posbelitung.com/Yuranda)

Ketua Sanggar INLA Cabang Belitung, Ayie Gardiyansah mengatakan, konser budaya alam nusantara ini berkolaborasi dengan sanggar-sanggar yang ada di Belitung. Ia mengaku bangga karena semua yang terlibat bekerja keras dalam mensukseskan acara ini.

“Terutama Pemerintah Kabupaten Belitung yang telah mensuport kami hingga suksesnya acara ini. Selain itu teman teman dari sanggar dan sekolah bersatu padu malam hari ini. Kita coba mengangkat Belitung untuk konser yang terpandang,” jelas Ayie.

Ia berharap ke depan bisa melaksanakan konser serupa. Dengan konser ini bisa menyatukan seluruh ke beragamaan yang ada di Belitung. Karena dengan seni, bisa menyatukan bangsa. “Kepada anak muda, agar berperan aktif dalam melestarikan budaya dan seni yang ada di Indonesia khususnya di Belitung,” katanya. (adv/r6)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved