Ngembarik De Belitong Timor Sukses, Budaya Penguat Identitas Kedaerahan

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur (Disbudpar Beltim) menggelar “Ngembarik De Belitong Timor” edisi Telusur Budaya Simpang Tige

Ngembarik De Belitong Timor Sukses, Budaya Penguat Identitas Kedaerahan
ist
Ngembarik De Belitong Timor Sukses Budaya Penguat Identitas Kedaerahan 

POSBELITUNG.CO--Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur (Disbudpar Beltim) menggelar “Ngembarik De Belitong Timor” edisi Telusur Budaya Simpang Tige.

Kegiatan yang dipusatkan di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Simpang Renggiang tersebut menyedot ribuan pengunjung dari berbagi daerah Pulau Belitung.

Event yang dihelat selama tujuh hari, 22-28 April ini merupakan upaya dalam pelestarian budaya Belitong, khususnya di Beltim. Ragam budaya itu harus diingatkan lagi, terutama kepada generasi muda, masyarakat, maupun dinas terkait.

“Kita semua tentu menyadari jika warisan budaya bukanlah simbol keberagaman akan tetapi memiliki arti yang sangat penting, yaitu sebagai penguat indetitas kedaerahan. Begitu pula bagi Melayu Belitong atau yang dewasa ini ramai juga disebut dengan orang Belitong,” ujar Kepala Disbudpar Belitung Timur Evi Nardi.

Ngembarik De Belitong Timor Sukses
Ngembarik De Belitong Timor Sukses (ist)

Menurut Evi rangkian acara yang disajikan sudah patutnya menyemangati masyarakat agar terus berkreasi sehingga budaya daerah tidak lekang oleh waktu atau sirna oleh peradaban baru.

Dirinya yakin kegiatan tersebut dapat menjadi energi positif dalam mendorong serta memajukan Kabupaten Belitung Timur juga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Kami pun berharap ke depan acara ini dapat menjadi bagian calender of event yang digagas oleh Kementerian Pariwisata guna memajukan pariwisata daerah dan nasional,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut Evi pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para sponsor maupun pendukung. Antara lain Bank Central Asia (BCA), Bank SumselBabel, PT PLN, PT Timah, PT Rebinmas Jaya, PT PUS, Winner Digital Printing, Pemerintah Desa Simpang Tiga, serta pihak-pihak lain yang telah meluangkan waktu dan tenaga demi terselenggaranya kegiatan.

Pada kesempatan tersebut, Kementerian ESDM diwakili Staf Ahli ESDM Bidang Museum dan Sarana Prasarana Ella Ubaidi menyampaikan, kebudayaan lama perlu digelorakan. Itu sebagai upaya mengingat kebudayaan lama di Kabupaten Belitung Timur. Kemudian diharapkan bisa mendukung Pulau Belitung menuju UNESCO Global Geopark.

Sementara itu Bupati Belitung Timur menyampaikan kegiatan ini merupakan acara tradisional turun menurun.

“Alhamdulillah kegiatan ini mendapatkan respons baik. Tahun ini berjalan meriah dari tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan serupa akan kami gelar setiap tahunnya, namun di desa yang berbeda,” ujar Yuslih.

Sebelumnya rangkaian Ngembarik De Belitong Timor meliputi, Gawai Ngemping, bedah buku warisan Simpang Tige, jelajah budaya Simoang Tige, Seri’an Ngupi Kite Ngembarik Workshop Kemahiran dan Permainan tradisional, gawai ngelepat gede, serta acara puncak berupa sajian 1001 dulang. (adv/q5)

Penulis: Suharli
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved