Pemilu 2019

Pendukung Jokowi-Ma'ruf Gelar Sayembara Rp 100 Milyar, Ini Reaksi Kubu 01 dan 02

Adanya sayembara yang digelar pendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin dengan hadiah uang senilai Rp 100 M

Pendukung Jokowi-Ma'ruf Gelar Sayembara Rp 100 Milyar, Ini Reaksi Kubu 01 dan 02
Tribun-video.com
Capres 01 Joko Widodo (Jokowi) dan Capres 02 Prabowo Subianto. 

POSBELITUNG.CO-- Kendati pemungutan suara untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah selesai Rabu (17/4/2019) lalu namun masih saja menjadi perdebatan di masyarakat pro dan kontra.

Padahal keputusan resmi untuk menentukan hasil pilpres tersebut akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia.

Namun sebuah video beredar di media sosial menyebutkan adanya sayembara yang digelar pendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin dengan hadiah uang senilai Rp 100 miliar.

Video dan informasi tentang sayembara ini banyak dibagikan akun-akun di media berbagai platform media sosial. Pada video berdurasi 55 detik itu, diketahui sejumlah orang membawa papan bertuliskan “Hadiah Seratus Milyard Rupiah, RP 100.000.000.000”.

Terlihat dua orang laki-laki mengenakan baju hitam bertuliskan pencak silat dan bela diri, beberapa mengenakan baju putih dan kemeja batik, dan dua orang lainnya mengenakan pakaian hitam dengan kain tersampir ala jagoan silat.

Sayembara itu ditujukan bagi mereka yang selama ini menuding paslon 01 melakukan kecurangan terkait perolehan suara dalam Pemilu Serentak 2019.
Sayembara Rp 100 miliar pendukung Jokowi tantang kubu 02 buktikan isu kecurangan yang dilakukan Jokowi-Maruf
Sayembara Rp 100 miliar pendukung Jokowi tantang kubu 02 buktikan isu kecurangan yang dilakukan Jokowi-Maruf (Youtube)

Mereka mengaku telah menyiapkan dana senilai Rp 100 miliar jika kubu 01 terbukti secara hukum berbuat curang. 

Video itu disiarkan langsung dari akun YouTube Ridwan Gani pada Minggu (28/4/2019).

Uang tersebut merupakan titipan dari para pengusaha muslim yang jengah dengan tuduhan-tuduhan curang yang dilontarkan kubu Prabowo-Sandi kepada Jokowi-Ma’ruf.

Ketua Muslim Cyber Army Jokowi, Diki Candra, menyatakan, akan menunggu pembuktian kecurangan sampai pukul 12 siang H-1 pengumuman resmi dari Komisi Pemungutan Suara (KPU), yang rencananya dilakukan pada 22 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan TKN soal sayembara ini?

Halaman
123
Editor: nurhayati
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved