Ramadan

Ini Penjelasannya, Bolehkah Makan dan Minum Saat Imsak

Seruan waktu imsak adalah penanda waktu berhentinya umat muslim menyantap makanan sahur pada waktu bulan Ramadan.

Ini Penjelasannya, Bolehkah Makan dan Minum Saat Imsak
Ilustrasi Puasa 

POSBELITUNG.CO-- Saat menjalani ibadah puasa pada bulan suci Ramadan biasanya ada seruan tanda masuknya imsak kerap terdengar dari sejumlah masjid, musala maupun surau di Indonesia.

"Imsak tinggal beberapa saat lagi. Masih ada kesempatan untuk sahur."

Seruan waktu imsak adalah penanda waktu berhentinya umat muslim menyantap makanan sahur pada waktu bulan Ramadan.

Waktunya yaitu kira-kira 10 menit sebelum masuknya waktu adzan subuh.

Banyak umat muslim yang tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan Imsak ini atau apakah Imsak sejak zaman Nabi memang ada?

Apakah setelah Imsak memang tidak diperbolehkan lagi untuk menyantap makanan sahur?

Tribunnews.com mencoba merangkumkannya dari berbagai sumber.

Di beberapa daerah di Indonesia suara keras kata-kata tersebut kerap terdengar beberapa saat sebelum azan subuh dari masjid-masjid dan mushala-mushala.

Ini sebagai pengingat telah datang waktunya imsak, waktu menahan diri dari berbagai hal yang bisa membatalkan puasa, khususnya makan dan minum.

Umat muslim maklum, bila telah terdengar kata “imsak” dikumandangkan mereka serta merta menghentikan aktivitas makan dan minum yang terangkai dalam kegiatan sahur.

Memang demikian adanya. Sebagian masyarakat Muslim memahami bahwa datangnya waktu imsak adalah awal dimulainya ibadah puasa.

Halaman
1234
Editor: nurhayati
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved