Stok Gula di Perum Bulog Belitung Sudah di Borong Pihak Swasta

Paling minggu-minggu ini, kalau tidak ada halangan sudah datang. Cuma kami dalam kemasan karung

Stok Gula di Perum Bulog Belitung Sudah di Borong Pihak Swasta
Pos Belitung/Disa Aryandi
Tim Satgas pangan Belitung, senin (6/5) ketika melakukan pengecekan stok logistik di salah satu distributor di Tanjungpandan, Belitung. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kantor Seksi Logistik Perusahaan Umum (Kansilog Perum) Bulog Belitung, selasa (7/5/2019) sedang menunggu kiriman untuk stok gula dari pusat, lantaran sudah dilakukan lelang.

Diperkirakan tambahan stok gula yang akan dikirim ke Belitung mencapai 20 ton.

Belum bisa dipastikan kapan gula itu akan tiba. Namun untuk stok yang tersedia saat di Bulog, hanya 500 ton dan sudah milik pihak swasta.

Untuk stok gula tersebut, terakhir dikirim dari Jakarta pada bulan Agustus 2018 lalu.

"Paling minggu-minggu ini, kalau tidak ada halangan sudah datang. Cuma kami dalam kemasan karung 20 kg (kilogram) dikirim, tapi dalam bentuk kemasan 1 Kg," kata Kepala Kansilog Perum Bulog Belitung Harmein Indra Pohan kepada Posbelitung.co, selasa (7/5/2019).

Gula yang dikirim nanti, tidak bermerk atau dalam bentuk polos. Namun itu tetap memiliki kualitas baik, dengan harga yang dikeluarkan oleh bulog sekitar Rp 12.000,- per Kg.

"Memang gula ini sudah lama tidak masuk, karena harga nya tidak stabil dan hampir sama dengan beras. Dia kalau waktu panen misalkan, harga gula turun, tapi kalau tidak musim panen harga nya naik," bebernya.

Tim satuan tugas (satgas) pangan Polres Belitung, semula sudah melakukan pengecekan terhadap stok logistik di Distributor.

Yang disoroti mereka, selain bawang putih, ada pula beras dan gula yang dilakukan pengecekan.

Misalkan untuk di distributor logistik Rudiman, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Kampung Damai, kini hanya memiliki stok gula dalam bentuk kemasan 1 kg, sekitar 10 ton saja, sedangkan untuk beras yaitu 200 ton.

Namun untuk stok kacang tanah 5 ton, dan mentega 4,5 ton.

"Kalau beras sih tahap aman lah, terigu juga masih banyak kami, 45 ton. Nah gula ini sekarang, kami hanya 10 ton dan ini memang harga tidak naik, karena kami masih stok lama. Kalau nanti ada barang baru, mungkin bisa berubah," kata Rudiman. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved