Bisa Sebabkan Hipoglikemia Jika Menunda Buka Puasa

Umat Muslim yang berpuasa dianjurkan untuk menyegerakan berbuka begitu waktunya tiba. Hal ini memang sudah dianjurkan di dalam Hadits.

Bisa Sebabkan Hipoglikemia Jika Menunda Buka Puasa
pexels.com
Ilustrasi makan waktu berbuka 

POSBELITUNG.CO - Umat Muslim yang berpuasa dianjurkan untuk menyegerakan berbuka begitu waktunya tiba. Hal ini memang sudah dianjurkan di dalam Hadits.

Selain anjuran dalam agama, menyegerakan berbuka puasa juga bermanfaat untuk kesehatan.

Pasalnya, menunda-nunda berbuka akan menimbulkan beberapa masalah kesehatan sebagai berikut seperti dituturkan oleh Dr. Johanes Casay Candrawinata, MND, SpGK, spesialis gizi dari Melinda Hospital, Bandung.

1. Kadar gula darah turun (hipoglikemia)

‚Ä®Dalam keadaan normal, tubuh mempertahankan kadar gula darah antara 70-110 mg/dL. Kadar gula darah yang rendah menyebabkan berbagai sistem organ tubuh mengalami kelainan fungsi.

Pada saat nggak puasa, asupan makanan diubah oleh tubuh, salah satunya menjadi glukosa sebagai sumber energi. Glukosa merupakan sumber energi otak yang utama. Kalo kadarnya menurun, maka akan terjadi gangguan fungsi otak.

Gejala lainnya dapat mencakup kelemahan, pusing, kelelahan, konsentrasi yang buruk, berkeringat, merasa gemetar, kenggakmampuan untuk melakukan aktivitas fisik, sakit kepala dan jantung berdebar. Gejala-gejala ini umumnya muncul di sore hari.

Kalo cara berbuka kamu sudah tepat, namun kadar gula darah masih tetap rendah, terutama bagi penderita diabetes, segera batalkan puasa dan hubungi dokter.

2. Mengalami dehidrasi‚Ä®

Hal ini mudah dimengerti, dengan nggak adanya cairan yang masuk sejak sahur hingga berbuka, tubuh bisa memasuki fase dehidrasi.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved