Kisah Soekarno Kehabisan Nasi di Istana dan Pengakuan Istri Soal Harta Warisan di Swiss dan Manado

Pada suatu pagi di Istana Merdeka, Soekarno minta sarapan roti bakar seperti biasanya.

Kisah Soekarno Kehabisan Nasi di Istana dan Pengakuan Istri Soal Harta Warisan di Swiss dan Manado
Grid.ID
Kolase Foto Soekarno 

POSBELITUNG.CO - Inilah sebuah kisah tragis mantan Presiden Soekarno di masa akhir kepemimpinannya yang dicuplik dari buku berjudul Maulwi Saelan, Penjaga Terakhir Soekarno.

Buku terbitan Penerbit Buku Kompas 2014 itu ditulis oleh Asvi Warman Adam, Bonnie Triyana, Hendri F Isnaeni, MF Mukti

Pada suatu pagi di Istana Merdeka, Soekarno minta sarapan roti bakar seperti biasanya.

Langsung dijawab oleh pelayan, "Tidak ada roti."

Soekarno menyahut, "Kalau tidak ada roti, saya minta pisang."

Dijawab, "Itu pun tidak ada."

Karena lapar, Soekarno meminta, "Nasi dengan kecap saja saya mau."

Lagi-lagi pelayan menjawab, "Nasinya tidak ada."

Akhirnya, Soekarno berangkat ke Bogor untuk mendapatkan sarapan di sana.

Maulwi Saelan, mantan ajudan dan Kepala Protokol Pengamanan Presiden juga menceritakan penjelasan Soekarno bahwa dia tidak ingin melawan kesewenang-wenangan terhadap dirinya.

Halaman
1234
Editor: alza
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved