Berita Belitung

Sebelum Hembuskan Nafas Terakhir Al Hikam Ucapkan Syahadat, Perjuangannya Bikin Kagum Dokter

Bocah berusia lima tahun itu meninggal dunia ketika mendapat perawatan medis di RSPAD Gatot Subroto selama 52 jam.

Sebelum Hembuskan Nafas Terakhir Al Hikam Ucapkan Syahadat, Perjuangannya Bikin Kagum Dokter
Ist/Dok RSUD Marsidi
Direktur RSUD Marsidi Judono dr Hendra SpAn mendampingi almarhum Al Hikam saat dirujuk menuju RSPAD, Kamis (9/5/2019).

POSBELITUNG.CO-- Perjuangan M Al Hikam melawan penyakit yang mendera tubuhnya akhirnya usai. Bocah berusia lima tahun itu meninggal dunia ketika mendapat perawatan medis di RSPAD Gatot Subroto selama 52 jam.

Namun dibalik itu semua terdapat sepenggal kisah perjuangan seorang bocah melawan sakit yang membuat tim medis RSUD Marsidi Judono kagum.

Betapa tidak, selama delapan hari Al Hikam sempat mengalami tiga kali kondisi kritis bahkan mendekati sakaratul maut. Namun berkat semangatnya dan perjuangannya, kondisi tersebut bisa dilalui.

Semangat Al Hikam juga menjadi pemicu bagi tim medik untuk berupaya maksimal memberikan pelayanan medis.

"Jadi luar biasa, anak ini begitu kuat, semangat hidupnya tinggi. Bahkan di depan mata saya sendiri, ketika ingin melakukan penanganan bantuan nafas, dia masih bisa istigfar dan mengucap dua kalimat syahadat  dituntun ibunya walaupun dalam kondisi sesak berat. Makanya semua tim sedih sekali, kami sempat terdiam sejenak melihat kondisi itu," ungkap Direktur RSUD Mardisi Judono dr Hendra SpAn kepada po belitung.co, Minggu (12/5/2019).

Sebelumnya, ketika berada di pesawat dalam perjalanan menuju RSPAD Gatot Subroto, Kamis (9/5/2019), Al Hikam kembali drop.

Hendra menuturkan, ketika pergantian tabung oksigen pertama dan kedua sempat terjadi masalah. Sehingga Al Hikam kembali drop karena kekurangan oksigen.

Melihat kondisi tersebut, Hendra memutuskan mengambil tindakan emergency dengan memberikan bantuan oksigen melalui mulutnya.

"Saya tiup selang nafas yang terpasang menuju paru-parunya beberapa saat sembari menunggu tabung oksigen ketiga siap. ‎Jadi saya berikan nafas buatan, akhirnya setelah tabung oksigen ketiga terpasang kondisinya kembali stabil," ungkapnya.

Sekitar pukul 09.40‎ WIB, pasien tiba di RSPAD Gatot Subroto dan langsung mendapat perawatan di ruang PICU dengan bantuan mesin ventilator.

Halaman
1234
Penulis: Dede Suhendar
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved