Berita Pangkalpinang

Antisipasi Penularan Virus Cacar Monyet, KKP Koordinasi dengan Bandara Depati Amir

Walaupun tidak ada penerbangan langsung dari Singapura ke Bangka, namun tidak membuat KKP menjadi lengah.

Antisipasi Penularan Virus Cacar Monyet, KKP Koordinasi dengan Bandara Depati Amir
PUBLIC HEALTH IMAGE LIBRARY/CDC
Virus Monkeypox, penyakit cacar monyet masuk ke Singapura. 

POSBELITUNG.CO  - Maraknya pemberitaan tentang cacar monyet (monkeypox) penyakit yang yang sekarang sedang merebak di Singapura, membuat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandaran Depati Amir kota Pangkalpinang menginstruksikan ke koordinator Bandara untuk melakukan pengawasan ketat.

Pengawasan ketat tersebut ditujukan kepada pesawat yang masuk, terutama pesawat yang penerbangan langsung dari Singapura.

Di pulau Bangka sendiri belum ada penerbangan langsung ke Singapura, jadi penumpang sudah terfilter di Jakarta dan Belitung yang memiliki penerbangan langsung ke Singapura. Hal ini disampaikan langsung oleh Kasi Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemiologi, Nuryanto.

Walaupun tidak ada penerbangan langsung dari Singapura ke Bangka, namun tidak membuat KKP menjadi lengah.

"Akan tetapi kita tidak menutup kemungkinan, kita tetap melakukan kewaspadaan dini terhadap virus yang kemungkinan masuk ke wilayah Bangka Belitung," ujar Nuryanto, Selasa (14/5) saat ditemui bangkapos.com

Nuryanto, Kasi Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemiologi
Nuryanto, Kasi Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemiologi (Bangka Pos/Muhammad Rizki)

Selain di Bandara, KKP juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak pelabuhan terutama dalam hal pengendalian faktor. Terutama tikus yang bisa menjadi alat penularan cacar monyet, kemudian alat angkutnya, dan yang terakhir orangnya.

Jika memang pihak KKP melihat ada sesuatu yang mencurigakan, yang mengarah kepada cacar monyet, KKP akan langsung melakukan observasi lebih lanjut ke penumpang tersebut. Namun hingga saat ini belum ada ditemukan kasus.

"Belum ada, dan jangan sampai ada,"

Sedangkan untuk alat pengukur suhu tubuh (Therma scan), Nuryanto mengatakan jika Bandara Depati Amir sendiri masih memiliki kekurangan alat tersebut dikarenakan alat yang lama sudah rusak.

Namun Nuryanto memgatakan jika pihaknya sudah mengajukan ke pusat untuk penyediaan alat pengukur suhu tubuh yang baru.

(Bangka Pos/Muhammad Rizki)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved