Pemkab Belitung Minta Pedagang Daging Jelang Lebaran Agar Harga Tidak Terlalu Tinggi

Pedagang sedapat mungkin menentukan harga daging sapi tidak jauh dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang nantinya ditetapkan.

Pemkab Belitung Minta Pedagang Daging Jelang Lebaran Agar Harga Tidak Terlalu Tinggi
Warta Kota/angga bhagya nugraha
Pedagang daging sapi sedang menunggu pembeli di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2015). Pasca mogok pekan kemarin, aktivitas pedagang sapi kembali seperti semula. Namun harga daging sapi masih tetap tinggi di kisaran Rp 110.000. 

POSBELITUNG.CO -  Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Bakhri meminta kepada pedagang, agar sedapat mungkin menentukan harga daging sapi tidak jauh dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang nantinya ditetapkan.

Agar semua mendapat kenyamanan, baik pedagang maupun pembeli. Termasuk di dalamnya untuk penentuan daging ayam maupun ayam potong.

"Itu sama dari provinsi. Yang sudah ada itu daging kerbau, itu Rp 80.000,- per kilogram dan penentuan harga sudah ada dari pihak Kementerian dan Bulog," kata Bakhri kepada posbelitung.co, Kamis (16/5/2019).

Khusus untuk daging ayam, lanjut Bakhri, sejauh ini memang sebagai salah satu kontibutor utama penyebab inflasi tinggi. Namun untuk menangani persoalan itu, mereka telah melakukan pengendalian harga melalui peternak.

"Makanya sikap kami adalah melakukan operasi pasar segala macam untuk ayam itu. Terus kami juga mendatangi peternak-peternak, agar harga tetap stabil tanpa menurunkan kualitas yang ada," pungkasnya.

(Pos Belitung/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved