Pemutilasi Wanita di Pasar Besar Malang Mengaku Potong Mayat Sesuai Permintaan Korban

Sugeng mengaku memutilasi terhadap tubuh korban pada Senin (13/5/2019) dan perbuatan itu dilakukan atas permintaan korban.

Pemutilasi Wanita di Pasar Besar Malang Mengaku Potong Mayat Sesuai Permintaan Korban
SURYA MALANG Aminatus Sofya / Hayu Yudha Prabowo
Kasus mutilasi di Pasar Besar Malang, ditemukan pesan rahasia dan tato bertuliskan 'Sugeng' di telapak kaki korban. 

POSBELITUNG.CO, MALANG  - Polres Malang Kota menangkap terduga pelaku mutilasi di Pasar Besar Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (15/5/2019).

Terduga pelaku yang bernama Sugeng (49) ini ditangkap oleh anggota Polisi usai anjing pelacak menyisir di sekitar lokasi kejadian.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengatakan, bahwa terduga pelaku ditangkap di Jalan Laksamana Martadinata.

"Terduga pelaku ditangkap petugas pada pukul 15:30 WIB, usai anjing pelacak menyisir daerah tersebut," ujarnya.

Dijelaskan Asfuri, bahwa Sugeng ditangkap di depan Panca Budhi.

Beda Kasus Mutilasi di Banyuasin dan Malang, Oknum Tentara Diburu Hingga Misteri Tato Sugeng

Penangkapan Sugeng bermula ketika anjing pelacak meninggalkan lokasi usai lama berdiam diri di depan Toko Santoso.

Setelah anjing itu pergi, tak berselang lama ada seorang pria yang mengenakan jaket hitam dan kaos berwarna orange duduk di lokasi tempat anjing itu berdiam lama.

Kemudian, seorang petugas yang masih berada di depan Panca Budhi memanggil nama Sugeng.

Orang tersebut kemudian menoleh dan petugas langsung menangkap orang yang bernama Sugeng tersebut.

"Jadi petugas ada yang iseng aja manggil Sugeng. Orang tersebut menoleh dan menjawab 'iya'," terang Asfuri.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved