Warga Heboh Temuan Bayi di Dalam Masjid, Saat Dengar Tangisan Dikira Suara Kucing

Suara tangis bayi sayup-sayup terdengar oleh Ani Ani warga Desa Ridingpanjang dari i dalam Masjid Al-Qhonar

Warga Heboh Temuan Bayi di Dalam Masjid, Saat Dengar Tangisan Dikira Suara Kucing
Ist/Humas Polres Bangka
Bayi yang ditemukan warga di Masjid Al Qonar lokasi penemuan bayi di Belinyu, Kamis (16/5/2019). 

POSBELITUNG.CO-- Suara tangis bayi sayup-sayup terdengar oleh Ani Ani warga Desa Ridingpanjang  dari  i dalam Masjid Al-Qhonar di RT 04 Jintan Dusun Cangkum Desa Ridinganjang Belinyu Bangka, Kamis (16/5/2019) siang.

Ia berusaha mencari sumber suara dari masjid yang tak jauh dari rumahnya itu. Saat Ani mendatangi suara tangisan bayi yang semula dikiranya suara kuciing alangkah terkejutnya ketika melihat sesosok bayi terbungkus kain bedong tergeletak persis di dalam tempat ibadah itu.

Namun Ani tak berani mendekati bayi itu.  Ia langsung memangil suaminya, Suman. Sang suami kemudian langsung memeriksa yang ternyata benar-benar sesosok bayi mungil. Pasangan suami-istri ini langsung menggendong bayi itu, dan melaporkan temuan pada kadus dan kades setempat.

Pjs Kepala Desa (Kades) Ridingpanjang Belinyu, Junaidi alias Jun kepada Bangkapos.com, Kamis (16/5/2019) malam mengatakan, pihaknya sudah melaporkan temuan ini pada pihak kepolisian. "Kami tidak tahu pasti siapa yang meletakan bayi tersebut di dalam masjid," katanya.

Bayi di rumah Ny Ani dan suasana Masjid Al Qonar lokasi penemuan bayi di Belinyu, Kamis (16/5/2019)
Bayi di rumah Ny Ani dan suasana Masjid Al Qonar lokasi penemuan bayi di Belinyu, Kamis (16/5/2019) (Ist/Humas Polres Bangka)

Menurut Junaidi, seorang warga yang telah menemukan bayi tadi tanpa diketahui siapa identitas orangtuanya. "Penemu pertama bayi itu adalah Ibu Ani. Ibu Ani awalnya mendengar suara bayi dekat rumahnya yang berdekatan dengan masjid itu. Ani keluar rumah, lalu mendengar suara tangis bayi berasal dari dalam masjid,," katanya.

Ani kemudian masuk ke dalam masjid, dan melihat bayi tersebut namun ia tak berani mengendong bayi ini. "Awalnya dikira suara kucing. Ani langsung manggil suaminya bernama Suman, karena takut. Kondisi bayi agak pucat dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Eko Maulana di Ridingpanjang Belinyu," katanya.

Setelah mendapat perawatan medis, bayi perempuan tersebut kemudian dibawa pulang kembali ke rumah pasangan, Suman-Ani di dusun setempat. "Malam ini bayi itu berada di rumah Suman-Ani. Kondisinya sehat walafiat," kata Junaidi.

Saat ditanya soal identitas pembuang bayi, Junadi memastikan bukan warganya. Sebab warga di Desa Ridinganjang Belinyu tak ada yang melahirkan dalam kurun waktu satu pekan terakhir.

"Warga kita tidak ada yang melahirkan dalam waktu berapa hari terakhir. Makanya kemungkinan ini warga dari luar," jelas Junaidi menyebut suasana sekitar Masjid Al-Qhonar RT 04 Jintan sepi sehingga tak diketahui siapa pelakunya.

Kapolres Bangka AKBO Budi Arianto diwakili Kabag Ops Kompol S Sophian, Kamis (1/5/2019) malam mengatakan, kabar penemuan bayi sudah diketahui polisi.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: nurhayati
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved