Hampir 500 Anak Terkena HIV/AIDS, Dokter di Pakistan Ditangkap

"Kami benar-benar terpukul ketika mendengar bahwa anak saya terkena HIV," ujar Bibi sedih.

Hampir 500 Anak Terkena HIV/AIDS, Dokter di Pakistan Ditangkap
Thinkstockphotos
Ilustrasi 

POSBELITUNG.CO, ISLAMABAD-- Saat anaknya Ali Raza menderita demam di rumah mereka di kawasan Larkana, Selatan Pakistan,, Rehmana Bibi mengira hanya sakit biasa.

Saat itu ia langsung membawa putranya yang berusia 10 tahun itu ke klinik dekat rumah mereka, di mana dokter memberi obat penurun panas dan memberitahukannya untuk tak khawatir.

Namun dikutip AP via LA Times Kamis (16/5/2019), Bibi mulai khawatir ketika mendengar di desa tetangga terdapat sejumlah anak yang menderita demam sama seperti Raza.

Bibi pantas untuk merasa khawatir. Sebab, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap anak-anak yang terkena demam itu, ternyata mereka terjangkit HIV.

Penasaran, Bibi pun langsung membawa anaknya ke rumah sakit, di mana hatinya hancur ketika pemeriksaan laboratorium menunjukkan Raza terkena HIV.

"Kami benar-benar terpukul ketika mendengar bahwa anak saya terkena HIV," ujar Bibi sedih.

Rehmana Bibi mencium putranya, Ali Raza, yang positif terjangkit HIV. Raza merupakan satu dari lebih dari 400 anak di Pakistan yang terkena HIV.
Rehmana Bibi mencium putranya, Ali Raza, yang positif terjangkit HIV. Raza merupakan satu dari lebih dari 400 anak di Pakistan yang terkena HIV. (Associated Press/Fareed Khan via LA Times)

Hatinya koyak seketika ketika mendengar buah hatinya terpapar virus. Dia kemudian meminta seluruh anggota keluarganya untuk menjalani tes untuk mengetahui jika ada yang menjangkiti Raza. Namun, Raza menjadi satu-satunya korban.

Dilansir The Guardian, seorang dokter kemudian ditangkap setelah diketahui ada 437 anak dan 100 orang dewasa terjangkit virus yang bisa membawa kepada AIDS itu.

Otoritas menjelaskan kasus yang terjadi di Larkana itu dimulai setelah dokter bernama Muzaffar Ghangharo yang mempunyai AIDS menjangkiti pasiennya pada awal April.

Dia ditangkap pada Mei ini dan penyelidik kini berusaha untuk mengorek keterangan dari Ghangharo apakah dia memang sengaja memasukkan HIV ke tubuh pasien.

Kepala pencegahan AIDS di Provinsi Sindh, Sikandar Memon, mengatakan pihaknya sudah melakukan pemindaian terhadap 16.000 dengan hasil 437 anak dan 100 orang dewasa terkena HIV.

Bibi mengungkapkan dia tidak bisa tidur ketika mengetahui Raza terkena HIV. Dia berharap putranya itu bisa sehat dan pulih seperti sedia kala.

Di tingkat nasional, Kementerian Kesehatan Pakistan telah mendaftarkan lebih dari 23.000 kasus HIV. Kementerian menyatakan HIV biasanya tersebar melalui jarum suntik yang tak steril. (Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hampir 500 Anak Terkena HIV/AIDS, Dokter di Pakistan Ditangkap",

Editor: nurhayati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved