Kelompok Bersenjata di Kenya Culik Dua Dokter Asal Kuba, Penculik Minta Tebusan Rp 21 Miliar

Para penculik yang datang dengan membawa senjata api menembak mati satu dari dua petugas polisi yang mengawal para dokter itu.

Kelompok Bersenjata di Kenya Culik Dua Dokter Asal Kuba, Penculik Minta Tebusan Rp 21 Miliar
Kompas.com/dok
Ilustrasi penculikan 

POSBELITUNG.CO-- Sekelompok pria bersenjata saat berada di Kenya dilaporkan menculik dua orang dokter asal Kuba 

Dilansir AFP, kedua dokter itu, yakni seorang dokter umum dan seorang dokter bedah, diculik saat dalam perjalanan bekerja pada 12 April lalu di Mandera, dekat perbatasan dengan Somalia.

Para penculik yang diduga adalah anggota kelompok militan Al-Shabaab meminta uang tebusan sebesar 1,5 juta dollar AS atau sekitar Rp 21,6 miliar.

Para penculik yang datang dengan membawa senjata api menembak mati satu dari dua petugas polisi yang mengawal para dokter itu.

Para penculik kemudian membawa kedua tawanannya pergi ke arah Somalia.

Terkait kasus ini, pemerintah Kenya telah bekerja sama dengan pemerintah Somalia untuk menemukan kedua dokter, yang diidentitasnya belum dipublikasikan.

Menurut seorang pejabat tinggi Kenya di Mandera, para penculik telah mengajukan permintaan uang tebusan untuk nyawa kedua dokter tersebut.

"Jumlah tebusan yang diminta sebesar 1,5 juta dollar AS (sekitar Rp 21,6 miliar). Itu yang mereka inginkan," kata pejabat yang berbicara dengan syarat anonimitas itu, dikutip AFP, Kamis (16/5/2019).

Seorang perwira polisi senior mengatakan kepada AFP bahwa permintaan tebusan telah disampaikan, namun menolak memberi penjelasan lebih lanjut.

Sementara menurut juru bicara kepolisian Kenya, Charles Owino, pihaknya tidak memiliki informasi terkait permintaan tebusan tersebut.

Halaman
12
Editor: nurhayati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved