Breaking News:

Kasus Demam Berdarah Dengue

Cegah DBD, Kader Jumantik Belitung Bagikan Abate

Kader juru pemantau jentik (jumantik) Kabupaten Belitung membagi-bagikan bubuk abate untuk membunuh jentik nyamuk.

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Edy Yusmanto
Cegah DBD, Kader Jumantik Belitung Bagikan Abate
Ilustrasi foto

Laporan Wartawan Pos Belitung Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.COM, TANJUNGPANDAN - Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Belitung Yulia menjelaskan, kasus DBD atau DD memang rawan terjadi pada anak. Berdasarkan laporan yang masuk pada bulan April 2015 misalnya, seluruh laporan yang masuk adalah kasus yang terjadi pada anak.

"Cuma kami telaah laporan itu dulu. Itu berdasarkan hasil lab, kami cek apakah (positif) DBD atau DD," kata dia.

Kata Yulia, laporan itu akan ditindaklanjuti dengan fogging. Prosedurnya, Dinkes Kabupaten Belitung akan melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) terlebih dahulu. Pihaknya akan mengecek ke lokasi terjadinya kasus, jika itu kasus DD, maka akan dicek apakah lima rumah lain dalam radius 100 meter juga memiliki kasus yang sama. Jika ditemukan, maka akan dilakukan fogging.

"Kalau (positif) DBD itu langsung fogging. Memang ada PE tapi tidak harus. Kalau DD, kami adakan PE. Dari lima rumah di kawasan itu, jika memang ada kasus yang sama, kami fogging. Kadang tidak sampai lima rumah juga kami fogging. Untuk antisipasi. Ini juga ada warga yang nelpon (minta fogging) karena saya juga pernah talkshow di radio menginformasikan penyakit-penyakit menular ini," kata Yulia.

Yulia, mengatakan pihaknya juga memiliki kader juru pemantau jentik (jumantik)nyamuk untuk membagikan abate ke rumah-rumah warga di lokasi yang ditetapkan. Dia menegaskan bahwa abate ini dapat diperoleh warga secara gratis.

"Kami punya kader juru pemantau jentik yang kami arahkan ke puskesmas. Dan di puskesmas itu yang memberikan abate. Kader jumantik ini yang akan membagikan ke lokasi. Ini gratis," ujarnya.

Perempuan berjilbab ini mengatakan, berdasarkan data tahun-tahun sebelumnya, Kelurahan Pangkallalang adalah wilayah endemik di DBD. Namun, perkembangan terakhir, kasus DBD diketahui juga bisa dibilang sudah merata di seluruh daerah Kabupaten Belitung.
"Seperti kalau dulu Pangkallalang, tapi sekarang sudah menyebar, tidak hanya terkonsentrasi di satu titik. Justru Pangkallalang itu cenderung menurun (sekarang)," ujarnya.

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved