Peresmian Masjid Belitung

Cinta Menuntun Aloy Jadi Mualaf

Bekerja di toko pak haji, jatuh cinta pada anak pak haji. Kemudian masuk Islam dan membangun masjid untuk ibadah. Itulah cerita Aloy.

Penulis: Dede Suhendar |
pos Belitung/Dede Suhendar
Bupati Belitung, H. Sahani Saleh atau Sanem menyampaikan sambutan dalam acara peresmian Masjid Nurul Huda sekaligus peringatan Isra Mi raj Nabi Besar Muhammad SAW, Sabtu (16/5/2015). 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar

POSBELITUNG.COM, TANJUNGPANDAN -- Siapa mualaf yang telah membangunkan masjid megah di Dusun Tanjung Tikar Desa Sungai Samak Kecamatan Badau? Dia adalah Abdul Rahman Effendy atau biasa dikenal dengan nama Aloy.

Cerita pendirian masjid ini cukup panjang. Namun, jika melihat dari fisik bangunan masjid maka, nominal rupiah yang dikucurkan Aloy diperkirakan mencapai angka Rp 5 miliar.

Setidaknya itulah yang diungkapkan langsung Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) dalam sambutannya di hadapan majelis yang memadati peresmian masjid, Sabtu (16/5/2015). Sanem mengetahui angka itu langsung dari Aloy. Pada kesempatan obrolannya, Sanem pun sempat bercerita panjang lebar terkait keinginan Aloy untuk memeluk agama Islam.

"Aku tahu dari Gepeng cerita ini sepupu pak Aloy sendiri. Ternyata setelah pindah ke Jakarta beliau ini kerja di toko milik seorang haji. Seiring waktu pak Aloy ini jatuh cinta dengan putri pak Haji. Akhirnya pak Aloy ini besunat," beber Sanem.

Mendengar cerita tersebut, sontak membuat para jemaah dan tamu undangan tertawa.

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved