Asusila Bawah Umur
Gadis 14 Tahun Ini Mengandung Tujuh Bulan
Gadis berusia 14 tahun yang tidak tamat sekolah dasar ini hamil tujuh bulan akibat perbuatan yang diduga dilakukan ayah tirinya sendiri.
Penulis: Disa Aryandi |
Laporan Wartawan Pos Belitung Disa Aryandi
POSBELITUNG.COM, SIMPANG PESAK - Malang benar nasib bunga. Gadis belia berumur 14 tahun yang tidak tamat sekolah dasar (SD) ini harus menanggung aib dari perbuatan ayah tirinya berinsial Mj (27). Saat ini Bunga hanya berdiam diri menanti kelahiran bayi yang dikandungnya. Apalagi, usia kandungan Bunga sudah memasuki tujuh bulan.
Mj yang merupakan warga Desa Dukong, Kecamatan Simpang Pesak, Kabupaten Belitung Timur (Beltim) itu diduga telah mencabuli Bunga sejak bulan September 2014 lalu. Namun keluarga bunga baru mengetahui perbuatan keji Mj sejak tiga hari belakangan.
Hingga berita ini diturunkan, keluarga Bunga masih menutup diri mengenai kasus tersebut. Bisa dimaklumi, ibarat keluarga ini sudah jatuh tertimpa tangga pula. Bunga yang masih anak-anak menjadi korban ulah pencabulan ayah tirinya hingga dinyatakan hamil tujuh bulan. Mj yang menjadi terlapor di Polsek Dendang, akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit Almah Tanjungpandan, Belitung, Jumat (6/6/2015) sekitar pukul 13.40 WIB siang.
Ia sehari harinya hidup bersama ibu kandungnya berinisial Mr (33), ayah tirinya serta adiknya dalam sebuah rumah kayu berdinding kulit kayu. Rumah yang hanya memiliki satu kamar itu ukuran lebar lima meter dan panjang enam meter.
Taima (55) nenek Bunga, tidak menyangka bahwa cucunya ini telah menjadi korban pencabulan ayah tirinya. Taima mengaku baru mengetahui kejadian ini sejak tiga hari belakangan.
"Iya tidak nyangka aku, cucu aku akan seperti ini. Aku juga baru tahu sejak tiga hari kemarin, yang jelas aku terkejut," ucap Taiman kepada Pos Belitung saat ditemui di rumahnya, Sabtu (6/6/2015).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/ilustrasi-foto_20150608_104031.jpg)