Kapolri : Ledakan di Makassar tak Terkait Kedatangan Presiden

Kapolri menegaskan ledakan Makasar tidak ada kaitan dengan kedatangan Presiden Jokowi.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti memberikan keterangan saat konferensi pers seusai pertemuan dengan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Panglima TNI, dan sejumlah tokoh agama di Jakarta, Kamis (23/7/2015). 

POSBELITUNG.COM, JAKARTA - Kepala Kepolisian RI Jenderal (Pol) Badrodin Haiti menegaskan bahwa ledakan di Perumahan Puri Pattene Permai, Blok C, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (3/8/2015) siang, tidak berkaitan dengan kedatangan Presiden Joko Widodo dalam pembukaan Muktamar ke-47 Muhammadiyah di Lapangan Karebosi, Makassar. Ledakan itu berasal dari bom ikan yang tidak berkaitan dengan aksi terorisme.

"Enggak ada kaitannya sama muktamar. Enggak ada kaitannya sama Presiden karena saya tadi pagi sudah mendapatkan suatu kepastian bahwa itu bom ikan. Itu tidak terkait dengan teroris," kata Badrodin, Selasa (4/8/2015) di Jakarta.

Ia juga memastikan bahwa ledakan itu tidak menganggu melaksanaan Muktamar Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Makassar, 3-7 Agustus 2015.

Ledakan tersebut terjadi beberapa jam setelah Presiden membuka Muktamar Muhammadiyah yang berlokasi di kelurahan yang sama dengan lokasi ledakan bom. Akibat ledakan ini, dua wanita tewas. 

Kepala Polda Sulawesi Selatan dan Barat Inspektur Jenderal Anton Setiadji mengatakan bahwa kedua korban, yakni Ramlah (55) dan Sania (36), tewas karena sedang menumbuk bahan baku bom untuk menangkap ikan. Bom itu dirakit di kediaman Lolo (55) untuk menangkap ikan di laut. 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved