Ini kuncinya Kabut Asap Bisa Hilang dari Belitung

Kabut asap bisa hilang asalkan kecepatan angin bisa mencapai 15 knot. Namun kecepatan angin di Belitung saat ini hanya sekitar 10 knot.

Editor: Kamri
Pos Belitung/wahyu
Ridwanto, Kepala Stasiun Meteorologi Tanjungpandan 

POSBELITUNG.COM, TANJUNGPANDAN -  Kabut asap yang melanda Belitung sangat bergantung pada kondisi angin. Kepala Kelompok Teknis Stasiun Meteorologi Tanjungpandan, Ridwanto kabut asap bisa hilang asalkan kecepatan angin bisa mencapai 15 knot. Namun kecepatan angin di Belitung saat ini hanya sekitar 10 knot.
Menurut Ridwanto, sumber asap di Belitung berasal dari kiriman Kalimantan, khususnya Kalimantan Selatan, Timur, Tengah, dan sebagian dari Kalimantan Barat. Berdasarkan pantauan Stasiun Meteorologi, terdapat sekitar ratusan titik api yang menjadi sumber asap kiriman ke Belitung.
Sementara di Belitung terdapat dua titik api yakni di Membalong dan Badau. Namun dua titik api tersebut kurang begitu berpengaruh terhadap kondisi kabut asap yang melanda Belitung.
Kiriman asap Kalimantan terjadi karena arah angin sekarang berasal dari tenggara. Arah angin juga sesekali mulai bergeser dari arah selatan. Jarak pandang di bandara pada waktu pagi sempat berkisar 2000-3000 meter. Namun setelah pukul 10.00 WIB, jarak pandang menurun hingga kurang dari 1000 meter.
Keberadaan kabut asap sebenarnya juga bisa mendorong terjadinya hujan. Kondisi itu bisa kita lihat dari kelembaban udara yang berkisar antara 44-95 persen, artinya kondisi udara sudah cukup lembab untuk turunnya hujan.

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved