Breaking News:

Gelapkan Mobil Rental, Istri Susul Suami Masuk Penjara

Istri tersangka penggelapan mobil akhirnya ditetapkan sebagai tersangka menyusul suaminya yang sudah lebih dahulu menjadi penghuni penjara.

Editor: Edy Yusmanto
Gelapkan Mobil Rental, Istri Susul Suami Masuk Penjara
google
Ilustrasi foto penipuan

Laporan Wartawan Pos Belitung Al Adhi Setyanto

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Jajaran Polres Belitung secara resmi menetapkan Ek (25), warga Jalan Mat Yasin RT 18, Kelurahan Parit, Tanjungpandan sebagai tersangka dalam perkara penggelapan. Istri dari pelaku penggelapan mobil rental, Virgo (32) ini juga menjadi penghuni sel tahanan Polres Belitung.

Kasat Reskrim Polres Belitung, AKP Chandra Matta Rohansyah mengatakan pihak kepolisian melakukan penyidikan usai menerima laporan resmi korban bernama Darlin (50), Rabu (29/10/2015) lalu.

Menurutnya unsur-unsur untuk menetapkan status tersangka sudah dipenuhi usai proses penyidikan.

"Setelah mendapat laporan kami tindak lanjuti. Hasil penyidikan atas pengakuan pelaku dan korban, akhirnya dia (tersangka, red) kami jadikan sebagai tersangka," kata Chandra kepada posbelitung.com, Jumat (30/10/2015).

Polisi menjerat Ek dengan Pasal 372 KUH Pidana Tentang Penggelapan. Tersangka terancam hukuman empat tahun kurungan penjara. Tersangka resmi ditahan Jumat kemarin di ruang tahanan Polres Belitung.

Saat ditanya terkait kemungkinan bertambahnya korban, Chandra menyebutkan masih melakukan pengembangan perkara tersebut. Ia meminta masyarakat yang menjadi korban tersangka untuk melapor ke Polres Belitung.

"Intinya, jika ada yang merasa dirugikan dan ditipu tersangka silahkan lapor. Kami akan menindaklanjuti laporan tersebut," ujar Chandra.

Korban perbuatan tersangka tak hanya Darlin warga Jalan Pemuda, Desa Air Raya, Tanjungpandan. Seorang warga Jalan Gatot Subroto (Jalan Baru) RT 11/04, Kelurahan Paal Satu bernama Indra Wijaya (30) juga melaporkan tersangka ke Polres Belitung.

Tersangka ditengarai menggelapkan sepeda motor rental milik korban pada awal September 2015 lalu. Korban melaporkan penggelapan tersebut setelah membaca berita di koran terkait pelaporan korban bernama Darlin terhadap tersangka.

Chandra menjelaskan, tersangka menyewa satu unit sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BN 6472 FB sejak 8 September. Namun tersangka tidak pernah membayar uang sewa dan hingga saat ini tak mengembalikan sepeda motor tersebut.

"Memang benar ada korban yang melapor. Sampai saat ini belum dikembalikan. Harga sewa motor itu Rp 60 ribu per hari," tambah Chandra. (cla)


Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved