Piramida Berusia 4.500 Tahun Simpan Hal Misterius

Sesuatu yang misterius dan belum diketahui mungkin tersimpan di Piramida Giza.

Piramida Berusia 4.500 Tahun Simpan Hal Misterius
Wikipedia
Piramida Giza 

POSBELITUNG.COM - Sesuatu yang misterius dan belum diketahui mungkin tersimpan di Piramida Giza.

Arkeolog mendeteksi adanya anomali suhu yang mungkin bisa merujuk pada adanya sesuatu yang tersembunyi itu.

Adanya anomali suhu itu di Piramida Giza diumumkan oleh Menteri Kepurbakalaan Mesir, Mamdouh el-Damaty, pada Senin (9/11/2015).

Pengumuman itu dikeluarkan dua minggu setelah tim ilmuwan Universitas Kairo dan organisasi Heritage, Innovation, and Preservation dari Perancis melakukan riset.

Dalam riset ini, peneliti menggunakan teknologi tomografi inframerah, radiografi muon, dan rekonstruksi tiga dimensi. Semua dipakai untuk mengintip segala hal yang ada di dalam piramida berusia lebih dari 4.500 tahun itu.

Tiga piramida yang diobservasi adalah Khufu dan Khafre di kompleks Giza serta Bent dan Red di Dahshur. Peneliti melihat perubahan suhu dalam fase pemanasan (dari pagi hingga tengah hari) dan pendinginan (dari sore hingga pagi).

Dalam fase pendinginan, panas bergerak dari dalam ke luar. Sementara dalam fase pemanasan sebaliknya. Kalau piramida terbuat dari material yang sama dan punya strukturnya homogen, maka anomali suhu akan sangat minim.

Seharusnya, perbedaan suhu berkisar antara 0,5 - 1 derajat. Namun di piramida Khufu, ilmuwan mendeteksi anomali suhu hingga 6 derajat.

"Anomali ini jelas dan menarik dan itu ada di depan kita, di bagian dasar," kata Mehdi Tayoubi, pendiri Heritage, Innovation, and Preservation.

"Kami punya beberapa hipotesis tetapi belum ada kesimpulan," imbuhnya seperti dikutip Discovery pada Selasa (10/11/2015).

Eldamaty mengungkapkan, pihaknya yakin anomali pasti itu mengarah pada penemuan besar. "Bisa berupa ruang, velah, atau lorong," katanya.

Peneliti mengatakan akan meneliti lebih lanjut. "Kami perlu membuat model dan simulasi suhu untuk menguji banyak hipotesis untuk memahami yang kita temukan," jelas Tayoubi.

Editor: aladhi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved