Breaking News:

Korupsi Keempat, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 2 Tahun Lebih

Mulya dianggap terbukti melakukan korupsi dalam pengadaan peralatan medik dalam rangka penanganan wabah flu burung tahun 2006.

POSBELITUNG.COM, JAKARTA - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menjatuhkan vonis hukuman dua tahun dan delapan bulan penjara atas mantan Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik Departemen Kesehatan (kini Kementerian Kesehatan), Mulya A Hasjmy.

Mulya dianggap terbukti melakukan korupsi dalam pengadaan peralatan medik dalam rangka penanganan wabah flu burung tahun 2006.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Mulya A Hasjmy terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan kesatu subsidair dan kedua subsider," ujar hakim Aswijon di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (21/10/2015).

Perbuatannya memenuhi unsur dakwaan subsider, yang menyatakan Mulya menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 53,247 miliar.

Selain itu, Mulya juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 100 juta subsider dua bulan kurungan serta membayar uang pengganti sebesar Rp 160 juta.

Hal yang memberatkan Mulya dalam perkara ini adalah pernah melakukan tindak pidana sebelumnya.

"Hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan, berusia lanjut, dan masih memiliki tanggungan keluarga," kata hakim.

Berdasarkan surat dakwaan Mulya, mantan Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari, disebut bersama-sama Mulya dan Yonke Mariantoro selaku Pejabat Pembuat Komitmen serta Ary Gunawan selaku Direktur PT Indofarma Global Media telah melawan hukum dengan melaksanakan kegiatan peralatan medik dalam rangka penanganan wabah flu burung (avian influenza) sisa dana pelayanan kesehatan bagi penduduk miskin tahun anggaran 2006 pada Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik Depkes.

Siti mengarahkan Mulya agar PT Bhineka Usada Raya (BUR) menjadi rekanan dalam pekerjaan pengadaan alat kesehatan untuk penanganan flu burung tahun 2006.

Mulya juga diarahkan untuk melakukan penunjukan langsung dalam pengadaan alat kesehatan flu burung tersebut.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved