Breaking News:

Medali Marathon 64 Kilometer Canirunners Terbuat dari Kayu

Komunitas Canirunners dari Perhimpunan Alumni Kolese Kanisius Jakarta (PAKKJ), menggelar lomba lari marathon ekstrem, Sabtu (5/12/2015).

IST
Panitia LARI EKSTREM 64 KM, Komunitas Canirunners dari Perhimpunan Alumni Kolese Kanisius Jakarta (PAKKJ) berfoto bersama dengan Pastor Teguh Santosa SJ – Direktur Sekolah Kejuruan Industri Perkayuan PIKA, Semarang (tengah pegang kaus oranye), dalam konferensi pers di SMA Kanisius, Jakarta, Jumat (27/11). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Fahdi Fahlevi

POSBELITUNG.COM, JAKARTA - Komunitas Canirunners dari Perhimpunan Alumni Kolese Kanisius Jakarta (PAKKJ), menggelar lomba lari marathon ekstrem, Sabtu (5/12/2015).
Uniknya, medali pemenang lomba marathon bertajuk CC64K RUN4PIKA ini bakal terbuat dari kayu.
Medali ini merupakan hasil kerajinan tangan siswa Sekolah Kejuruan Industri Perkayuan PIKA, Semarang, yang tergabung dalam asosiasi lembaga pendidikan yang dikelola para Pastor Jesuit.
"Medali pada lomba ini merupakan hasil kerajinan kayu yang dibuat oleh siswa SMA PIKA," ujar Ketua Panitia Marathon Ekstrem Canirunners, Glenn Sebastian di kantor redaksi Tribunnews.com, Palmerah Barat, Rabu (2/12/2015).
Marathon ekstrem ini, kata dia, ditujukan untuk membantu SMA PIKA yang tengah kesulitan dana untuk membangun ruang kelas.
"Kegiatan ini dilakukan karena panggilan jiwa untuk membantu SMA PIKA. Kondisi sekolah ini karut-marut, terutama bangunan fisik," tuturnya.
Lomba lari ini akan dibagi dalam beberapa kategori yakni 64 km; 33 km; 16 km; dan, 6 km. Selain berlari, peserta akan diminta mengumpulkan dana dari koleganya.
Nilai donasi dari para suporter nantinya dikonversi menjadi kilometer yang harus ditempuh oleh pelari.
Selain marathon, siswa PIKA juga akan menggelar pameran hasil kerajinan tangan.

Editor: Edy Yusmanto
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved